
EUR/USD tetap stabil selama sesi Amerika Utara pada hari Jumat, bersiap untuk mengakhiri pekan ini dengan kenaikan moderat lebih dari 0,18% karena para pedagang bersiap untuk keputusan kebijakan moneter minggu depan oleh Federal Reserve (Fed). Pada saat penulisan, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,1736, hampir tidak berubah.
Euro mengakhiri pekan ini sedikit lebih tinggi karena data AS yang lemah memperkuat taruhan pemangkasan suku bunga, mempersempit perbedaan kebijakan dengan ECB
Data ekonomi AS terus mendorong aksi harga pada hari Jumat karena Sentimen Konsumen pada bulan September memburuk, sementara ekspektasi inflasi tetap di atas target The Fed sebesar 2%. Hal ini, dan revisi data penggajian pada hari Selasa serta laporan Klaim Pengangguran Awal yang lebih tinggi dari perkiraan, akan menjadi alasan di balik pemangkasan suku bunga pertama oleh The Fed dalam sembilan bulan.
Pelaku pasar telah sepenuhnya memperhitungkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 16-17 September. Di seberang lautan, Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga acuannya, mengadopsi pendekatan yang bergantung pada data dan setiap pertemuan, tanpa menetapkan arah suku bunga yang pasti.
Mengingat kondisi tersebut, bias EUR/USD cenderung menguat karena selisih suku bunga antara AS dan Eropa akan berkurang. Perbedaan antara kedua bank sentral dan memburuknya pasar tenaga kerja di AS dapat mendorong investor untuk membeli mata uang bersama tersebut, yang juga merupakan aset safe haven.
Berita terbaru mengungkapkan bahwa Sirkuit DC telah menyusun jadwal pengarahan untuk akhir pekan ini, untuk menentukan apakah Gubernur Lisa Cook dapat tetap di The Fed, sekaligus menentang upaya pemecatan Trump, ungkap reporter Wall Street Journal, Nick Timiraos.
Pekan depan, agenda ekonomi AS akan menampilkan pertemuan FOMC dan Penjualan Ritel. Di Eropa, investor akan memantau pidato ECB, Produksi Industri Zona Euro, dan Survei ZEW untuk blok tersebut.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...