
Pasangan EUR/USD menguat, diperdagangkan mendekati 1,1715 pada pembukaan sesi Eropa hari Senin(8/9). Mata uang bersama ini mendapat dukungan dari Dolar AS yang melemah setelah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang buruk pada hari Jumat, meskipun kemungkinan besar runtuhnya Pemerintah Prancis membuat Euro tetap optimis.
NFP mengonfirmasi memburuknya pasar tenaga kerja AS, dengan pertumbuhan terlemah sejak 2021 dan Tingkat Pengangguran yang lebih tinggi. Data tersebut praktis mengonfirmasi ekspektasi pasar akan penurunan suku bunga pada pertemuan Federal Reserve (Fed) minggu depan dan memunculkan kembali kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin. Dolar AS melemah setelah rilis tersebut.
Namun, Euro menghadapi kesulitannya sendiri pada hari Senin, karena Perdana Menteri Prancis Francoise Bayrou menghadapi mosi tidak percaya, yang diprediksi akan gagal, di kemudian hari. Imbal hasil jangka panjang Prancis menurun dari level tertinggi multi-tahun minggu lalu, tetapi kekhawatiran investor terhadap gejolak politik di ekonomi terbesar kedua di kawasan Euro menimbulkan ancaman signifikan terhadap mata uang tersebut.
Dari sisi data makroekonomi, angka Produksi Industri Jerman melonjak sesuai perkiraan, tetapi surplus perdagangan menyempit melampaui ekspektasi. Kemudian, data Sentix Investor Confidence akan menjadi sorotan. Namun, sorotan minggu ini adalah keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan dirilis pada hari Kamis.(alg)
Sumber: FXstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...