Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD bertahan menjelang data PMI AS
Friday, 5 September 2025 04:27 WIB | EUR/USD |EUROPE

EUR/USD diperdagangkan sedikit lebih rendah hari ini di sekitar 1,1650 pada hari Kamis. Data dari AS menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja sektor swasta naik 54.000 pada bulan Agustus, meleset dari ekspektasi pasar sebesar 65.000 dan membantu pasangan mata uang ini mempertahankan posisinya. Data PMI Jasa ISM AS akan dirilis berikutnya.

EUR/USD menghabiskan paruh pertama hari ini terkurung dalam rentang intraday yang ketat, bertahan di sekitar area 1,1650. Dolar AS (USD) menguat tipis terhadap sebagian besar mata uang utama di tengah berlanjutnya kehati-hatian di antara para pelaku pasar menjelang rilis data makro Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, Euro (EU) tidak memiliki alasan untuk menguat. Penjualan Ritel Zona Euro turun 0,5% pada bulan Juli, melambat dari kenaikan 0,6% yang tercatat pada bulan Juni dan lebih buruk dari -0,2% yang diantisipasi oleh para pelaku pasar. Kenaikan tahunan Penjualan Ritel sebesar 2,2%, di bawah perkiraan 2,4% dan sebelumnya 3,5%.

Data AS gelombang pertama cukup mengecewakan. Negara tersebut merilis data Challenger Job Cuts bulan Agustus, yang menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di AS mengumumkan 85.979 PHK pada bulan Agustus, naik 39% dari angka 62.075 yang diumumkan pada bulan Juli, dan merupakan angka bulanan tertinggi sejak 2020. Selain itu, laporan ADP Employment Change menunjukkan bahwa sektor swasta hanya menambah 54.000 posisi pekerjaan baru di bulan yang sama, jauh lebih buruk daripada revisi 106.000 posisi pekerjaan pada bulan Juli dan lebih buruk dari perkiraan 65.000 posisi pekerjaan.

Klaim Pengangguran Awal untuk pekan yang berakhir pada 31 Agustus naik menjadi 237.000 dari sebelumnya 229.000 dan lebih buruk dari perkiraan 230.000, sementara Neraca Perdagangan Barang dan Jasa bulan Juli mencatat defisit sebesar $78,3 miliar, memburuk dari $60,2 miliar pada bulan Juni. Terakhir, Produktivitas Nonpertanian di Q2 naik sebesar 3,3%, lebih baik dari perkiraan 2,4%, sementara Biaya Tenaga Kerja Unit pada periode yang sama naik 1%.

USD menemukan tawaran beli baru setelah berita tersebut, mendorong EUR/USD menuju level terendah harian baru di zona harga 1,1630. Selanjutnya adalah Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa ISM, yang diperkirakan berada di angka 51 pada bulan Agustus, lebih baik dari angka 50,1 yang tercatat pada bulan Juli.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS