
EUR/USD memangkas sebagian penurunannya pada hari Selasa meskipun masih belum mencapai level 1,1700, meskipun Dolar AS melemah secara luas. Data ekonomi di AS memperkuat peluang Federal Reserve untuk melanjutkan siklus pelonggarannya pada pertemuan bulan September. Pasangan ini diperdagangkan di 1,1656, naik 0,17%.
Euro menguat di tengah melemahnya Dolar, dengan pasar mengincar NFP meskipun The Fed bersikap hawkish dalam pelonggaran suku bunga.
Perbaikan sentimen pasar mendorong investor untuk membeli Euro, menyusul laporan Survei Pembukaan Lapangan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) yang lebih buruk dari perkiraan untuk bulan Juli. Karena jumlah lowongan pekerjaan berkurang dan Pesanan Pabrik anjlok, Dolar AS terdepresiasi terhadap mata uang tunggal tersebut.
Setelah data tersebut, peluang The Fed untuk memangkas suku bunga tetap di atas 90%, ungkap alat probabilitas suku bunga Prime Market Terminal.
Pejabat Federal Reserve yang dipimpin oleh Neel Kashkari dari Fed Minnesota dan Raphael Bostic dari Fed Atlanta bersikap hawkish, mengatakan bahwa membawa inflasi mendekati target 2% Fed adalah prioritas, dan mengakui bahwa pasar tenaga kerja sedang mendingin.
Alberto Musalem dari Fed St. Louis tetap menjadi anggota dewan yang paling hawkish, dan mengatakan bahwa kebijakan moneter restriktif saat ini sudah tepat. Sementara itu, Gubernur Fed Christopher Waller melanjutkan kampanyenya untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan bulan September.
Para pedagang mengalihkan perhatian ke angka Nonfarm Payroll pada hari Jumat, dengan para ekonom memperkirakan ekonomi akan menambah 75 ribu lapangan kerja pada bulan Agustus. Sebelum itu, Klaim Pengangguran Awal pada hari Kamis dan Perubahan Ketenagakerjaan Nasional ADP, dapat menjadi pertanda akan apa yang akan terjadi di pasar tenaga kerja.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...