
Euro melemah di akhir sesi Amerika Utara, turun lebih dari 0,60% karena sentimen penghindaran risiko yang dipicu oleh ancaman terhadap independensi Federal Reserve (The Fed) dan kebijakan AS yang kontroversial. Kekhawatiran atas memburuknya kondisi fiskal di banyak negara menyebabkan EUR/USD merosot, diperdagangkan di 1,1642 setelah jatuh di bawah level 1,1700.
Keputusan akhir tentang pemecatan Gubernur The Fed Lisa Cook oleh Presiden AS Donald Trump masih menunggu putusan pengadilan karena Gedung Putih terus menekan The Fed untuk menurunkan suku bunga. Di saat yang sama, para pedagang pendapatan tetap yang menuntut premi yang lebih tinggi atas utang pemerintah menyebabkan imbal hasil obligasi global melonjak.
Selama akhir pekan, Pengadilan Banding AS menyatakan tarif Trump ilegal, meskipun tetap mempertahankannya hingga 14 Oktober karena kasus tersebut sedang menuju Mahkamah Agung.
Semua faktor tersebut berdampak pada mata uang bersama karena para pedagang yang mencari keamanan membeli Emas dan Dolar AS. Di Eropa, mosi tidak percaya di Prancis yang akan digelar pada 8 September menambah sentimen pesimis terhadap sebagian besar mata uang valuta asing G8, kecuali Dolar AS.
Dari sisi data, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur AS dari Institute for Supply Management (ISM) dan S&P Global menunjukkan pembacaan yang beragam.
Di Eropa, angka inflasi di Uni Eropa (UE) naik di atas perkiraan, memberikan lampu hijau bagi para petinggi Bank Sentral Eropa (ECB) yang agresif untuk menyatakan bahwa akhir siklus pelonggaran sudah dekat.(Cay)
Sumber: fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...