
EUR/USD melemah minimal 0,10% pada hari Rabu seiring meredanya perkembangan mengenai independensi The Fed, sementara Perdana Menteri Prancis Bayrou menyerukan mosi tidak percaya. Pada saat penulisan ini, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,1631, setelah mencapai level tertinggi harian di 1,1647.
Narasi di pasar keuangan tetap tidak berubah, dengan Gedung Putih memberikan tekanan kepada The Fed setelah pemecatan Gubernur The Fed Lisa Cook oleh Trump. Data positif di Amerika Serikat (AS) pada hari Selasa, tercermin dari peningkatan Pesanan Barang Tahan Lama dan Kepercayaan Konsumen dari Conference Board (CB), membatasi penurunan Dolar.
Sebelumnya, Presiden The Fed New York mengambil sikap dovish, mengingat pandangannya tentang suku bunga netral, di mana The Fed dapat menurunkan suku bunga dan tetap bersikap restriktif.
Di seberang lautan, terjadi penurunan kepercayaan konsumen di Jerman dan tajuk utama di The Guardian berbunyi, "Prancis di ambang kehancuran: bagaimana defisit anggaran menjadi krisis politik," yang mengungkapkan bahwa pemerintah kemungkinan besar akan kalah dalam mosi tidak percaya, yang akan memberikan tekanan ke bawah pada Euro.
"Prancis terjebak dalam ketidakpastian ekonomi, tanpa anggaran dan segera, mungkin, tanpa pemerintah," demikian artikel tersebut seiring dengan jadwal pemilihan umum yang dijadwalkan pada 8 September. Menteri Keuangan Prancis, Eric Lombard, mengungkapkan bahwa meminta lembaga pemberi pinjaman global terakhir, Dana Moneter Internasional, untuk campur tangan "adalah risiko yang ada di depan kita."
Pekan ini, agenda ekonomi AS akan menampilkan angka PDB, Klaim Pengangguran Awal, dan pernyataan Gubernur The Fed, Christopher Waller. Di Uni Eropa (UE), pelaku pasar mengantisipasi rilis risalah rapat terbaru Bank Sentral Eropa (ECB), beserta data Iklim Bisnis dan Kepercayaan Konsumen UE.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...