
EUR/USD melemah sekitar 0,40% selama sesi Amerika Utara karena Greenback mencatatkan penguatan yang solid menyusul rilis data ekonomi dari Amerika Serikat (AS). Data aktivitas bisnis yang kuat lebih dominan daripada laporan ketenagakerjaan yang lemah, mendorong para pedagang untuk mengurangi spekulasi penurunan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan bulan September. Pasangan ini diperdagangkan di 1,1604 setelah mencapai level tertinggi harian di 1,1662.
Sentimen pasar melemah karena investor menunggu pidato Ketua Fed Jerome Powell. S&P Global merilis survei Indeks Manajer Pembelian (PMI) bulan Agustus yang menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di sektor manufaktur dan jasa di AS mendapatkan momentum dan mendukung Dolar.
Data pasar tenaga kerja di AS menunjukkan bahwa pasar sedang melemah karena jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran naik ke level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
EUR/USD diperkirakan akan melanjutkan penguatannya karena divergensi kebijakan moneter bank sentral. Bank Sentral Eropa (ECB) diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan berikutnya, sementara The Fed, meskipun peluangnya telah berkurang, diperkirakan akan melanjutkan siklus pelonggarannya.
Namun demikian, Presiden Fed Regional seperti Beth Hammack dari Cleveland, Jeffrey Schmid dari Kansas City, dan Raphael Bostic dari Atlanta sebelumnya bersikap hawkish, mendukung upaya melawan inflasi, karena mereka menyatakan bahwa risiko mandat ketenagakerjaan tetap dikesampingkan.
Perhatian akan tertuju pada Powell pada hari Jumat. Kecenderungan dovish dapat mendorong EUR/USD lebih tinggi karena perbedaan suku bunga akan berkurang antara AS dan Uni Eropa (UE). Jika tidak, Dolar dapat pulih setelah mencapai level terendah tahunan di 96,37, seperti yang digambarkan oleh Indeks Dolar AS (DXY).(Cay)
Sumber: fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...