
EUR/USD berbalik arah dan menguat pada hari Jumat, mengabaikan data Penjualan Ritel AS yang solid karena pelaku pasar masih memperkirakan penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada bulan September. Pasangan ini diperdagangkan di 1,1702, naik 0,47%.
Perhatian pasar beralih ke Anchorage, Alaska, untuk pertemuan puncak Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dengan ekspektasi analis tetap rendah untuk mencapai gencatan senjata di Ukraina. Sementara itu, Trump mengatakan bahwa ia tidak tahu apa yang akan membuat reuni tersebut sukses dan bahwa ia ingin mencapai gencatan senjata sebelum Washington dan Moskow dapat membahas isu-isu lain.
Menurut beberapa analis, gencatan senjata akan menguntungkan Euro, yang menurut analis UBS, akan mencapai 1,21 terhadap Dolar AS pada akhir tahun.
Selain itu, Penjualan Ritel di AS solid pada bulan Juli, sementara angka bulan Juni direvisi naik, menandakan kekuatan konsumen. Meskipun demikian, survei Sentimen Konsumen Universitas Michigan pada bulan Agustus menunjukkan penurunan kondisi rumah tangga Amerika, yang dipicu oleh ekspektasi percepatan kembali inflasi.
Di seberang lautan, jadwal ekonomi Uni Eropa (UE) minggu depan akan menampilkan PMI Flash bagi blok tersebut untuk memberikan bukti lebih lanjut tentang pemulihan di sektor manufaktur. Selain itu, angka inflasi UE dan Jerman dapat memperkuat argumen bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) dapat menghentikan siklus pelonggarannya, yang memberikan dukungan lebih lanjut bagi mata uang bersama.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...