Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD diperdagangkan mendekati level tertinggi
Saturday, 9 August 2025 03:57 WIB | EUR/USD |EUROPE

EUR/USD berkonsolidasi mendekati level tertinggi minggu ini, hampir menguji level 1,1700 di tengah pekan di mana Dolar AS diperkirakan akan menutup pekan ini dengan pelemahan lebih dari 1,84% terhadap mata uang utama lainnya. Data Nonfarm Payroll AS pekan lalu yang memburuk, dan data ketenagakerjaan yang lebih buruk dari perkiraan, menopang Euro, karena meningkatnya kemungkinan Federal Reserve (Fed) akan melanjutkan siklus pelonggarannya.

EUR/USD diperdagangkan di level 1,1648, turun 0,14% secara harian, karena sentimen pasar yang optimistis terhadap kemungkinan berakhirnya perang Ukraina-Rusia. Berita tentang kemungkinan pertemuan Trump-Putin pekan depan membuat beberapa pihak memperkirakan akan tercapai kesepakatan yang dapat menghentikan permusuhan di Ukraina.

Mata uang bersama bereaksi positif terhadap berita tersebut, meskipun gagal menguat karena Greenback bangkit kembali, menguat 0,14% pada hari Jumat dalam Indeks Dolar AS (DXY).

Selain data tersebut, pencalonan Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Stephen Miran dan rumor bahwa Gubernur Fed Christopher Waller dapat dicalonkan sebagai Ketua Fed berikutnya untuk menggantikan Powell, membatasi kenaikan Euro untuk menguji ulang puncak YTD di 1,1829.

Sementara itu, Presiden Fed St. Louis Alberto Musalem menyampaikan pesan, bersikap sedikit lebih netral, bertentangan dengan sikap hawkish-nya, dan mengatakan bahwa Fed menghadapi risiko terhadap target inflasi dan lapangan kerja.

Dokumen ekonomi yang lesu di Uni Eropa (UE) membuat para pedagang terombang-ambing oleh perkembangan yang sedang berlangsung di AS, di samping risiko geopolitik yang biasa terjadi.

Minggu depan, agenda Uni Eropa akan menampilkan angka inflasi di Italia dan Jerman, rilis Survei Ekonomi ZEW di Jerman dan Uni Eropa. Selain itu, para pedagang akan memantau rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Uni Eropa untuk Q2 2025.

Di AS, kalender ekonomi akan mencakup pernyataan dari pejabat The Fed, Klaim Pengangguran Awal terbaru, angka Penjualan Ritel, dan survei Sentimen Konsumen Universitas Michigan.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS