Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Terkoreksi Setelah Kesepakatan Dagang AS-UE Menguntungkan
Tuesday, 29 July 2025 10:15 WIB | EUR/USD |DolarEuro

EUR/USD bergerak tipis setelah mencatat kerugian lebih dari 1% pada sesi sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 1,1590 selama sesi Asia pada hari Selasa(29/7). Pasangan ini menghadapi tantangan karena Dolar AS (USD) menguat di tengah optimisme perdagangan, yang didorong oleh kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE).

AS dan UE mencapai kesepakatan kerangka kerja perdagangan pada hari Minggu yang menetapkan tarif 15% untuk sebagian besar barang Eropa, yang akan berlaku efektif pada 1 Agustus. Kesepakatan ini telah mengakhiri kebuntuan selama berbulan-bulan, menurut Bloomberg.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan pada hari Minggu bahwa blok tersebut setuju untuk tidak mengenakan tarif pembalasan dan menjanjikan investasi sebesar $600 miliar di AS di atas pengeluaran yang ada.

Pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) Peter Kazimir mengatakan pada hari Senin bahwa "tidak ada perubahan signifikan" yang memaksanya untuk bertindak pada bulan September, seraya menambahkan bahwa diperlukan "tanda-tanda jelas kemerosotan pasar tenaga kerja" untuk mendorong tindakan tersebut. Kazimir mengakui bahwa kesepakatan perdagangan AS-UE telah mengurangi ketidakpastian, meskipun dampaknya terhadap inflasi masih belum jelas.

Prancis mengecam pada hari Senin, menyatakan bahwa kerangka kerja perjanjian perdagangan tersebut merupakan "hari yang suram" bagi Eropa, dengan alasan bahwa blok tersebut telah menyerah kepada Presiden AS Donald Trump dengan menerima kesepakatan yang tidak seimbang yang mengenakan tarif utama sebesar 15% untuk barang-barang UE. Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan bahwa tarif yang disepakati akan menyebabkan kerugian "signifikan" bagi perekonomian negaranya. (azf)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS