Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Stagnan Di Dekat Terendah Baru Pasca Data Iklim Bisnis Jerman Mengecewakan
Friday, 25 July 2025 16:13 WIB | EUR/USD |USDEUR/USD

 

Pasangan EUR/USD praktis stagnan pada hari Jumat (25/7), relatif dekat dengan level tertinggi tiga minggu yang dicapai pada hari sebelumnya. Dolar AS sedikit menguat, didukung oleh data makroekonomi AS yang positif yang memberikan alasan lebih lanjut bagi Federal Reserve (Fed) untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi untuk waktu yang lebih lama setelah pertemuan minggu depan, sementara survei Iklim Bisnis yang buruk dari Jerman telah menambah beban pada Euro.

Euro (EUR) diperdagangkan di sekitar level 1,1750 pada awal sesi perdagangan Eropa pada hari Jumat setelah mundur dari level tertinggi 1,1790 pada hari Kamis, menyusul keputusan kebijakan moneter ECB. Namun, pasangan ini tetap menguat sekitar 1% minggu ini, relatif dekat dengan level tertinggi multi-tahun di 1,1830 yang dicapai pada awal Juli.

ECB memperkuat Euro pada hari Kamis karena Presiden Christine Lagarde mengisyaratkan jeda suku bunga yang lebih lama. Lagarde tetap berpegang pada pendekatan klasiknya, "pertemuan demi pertemuan", terkait suku bunga, tetapi ia menunjukkan optimisme terhadap prospek pertumbuhan dan menyatakan bahwa risiko inflasi terjangkar kuat, sehingga menimbulkan keraguan tentang pemangkasan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Namun, data Zona Euro yang dirilis pada hari Jumat gagal memberikan dukungan signifikan bagi Euro. Indeks Iklim Bisnis IFO AS membaik lebih rendah dari perkiraan pada bulan Juli, dengan pelaku bisnis Jerman sedikit lebih positif terhadap situasi ekonomi saat ini, tetapi sentimen mereka terhadap prospek jangka pendek tetap datar, bertentangan dengan harapan akan adanya perbaikan.

Di AS, aktivitas bisnis melampaui ekspektasi, dipimpin oleh peningkatan signifikan di sektor jasa, sementara Klaim Pengangguran Awal mingguan turun di luar ekspektasi, memberikan alasan lebih lanjut bagi The Fed untuk menunggu kejelasan lebih lanjut tentang dampak tarif AS terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Dolar AS melanjutkan pemulihannya setelah data tersebut. (Arl)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS