Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Lesu Menjelang Rilis Sentimen Konsumen
Wednesday, 23 July 2025 10:51 WIB | EUR/USD |EuroDolar

EUR/USD melemah dari level tertinggi dua minggu di 1,1761 yang dicapai pada hari Selasa, diperdagangkan di sekitar 1,1740 selama sesi Asia pada hari Rabu(23/7). Pasangan mata uang ini terdepresiasi seiring penguatan Dolar AS (USD).

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kesepakatan perdagangan dengan Jepang yang mencakup tarif 15% atas ekspor Jepang ke AS. Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Jepang akan berinvestasi $550 miliar di AS dan membuka pasarnya untuk produk-produk utama Amerika.

Presiden Trump mengatakan dalam pertemuan dengan Presiden Filipina Bongbong Marcos pada hari Selasa bahwa "Saya pikir kita akan mencapai kesepakatan perdagangan; kita hampir mencapai kesepakatan perdagangan." Saya tidak keberatan jika Filipina menjalin hubungan baik dengan Tiongkok, tambahnya.

Namun, kenaikan Dolar AS dapat tertahan karena kekhawatiran yang masih berlanjut atas independensi Federal Reserve (The Fed). Trump memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali mengkritik Ketua The Fed Jerome Powell, dengan mengatakan, "Powell toh akan segera lengser; dia harus lengser dalam delapan bulan." Trump berargumen bahwa perekonomian tetap kuat dan mengklaim The Fed mempertahankan suku bunga terlalu tinggi, menegaskan, "Kita seharusnya berada di 1%."

Para pedagang menunggu rilis data Kepercayaan Konsumen Komisi Eropa (EC) yang akan dirilis hari ini, dengan ekspektasi penurunan sebesar 15 poin di bulan Juli. Lebih lanjut, Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan untuk menyampaikan keputusan suku bunga pada hari Kamis, tanpa ada perubahan suku bunga yang diharapkan.

Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan bulan lalu bahwa siklus pelonggaran akan segera berakhir setelah delapan kali pemangkasan suku bunga seperempat poin yang membawa suku bunga deposito menjadi 2,0%. (azf)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS