
EUR/USD mencatat kenaikan tipis menjelang pembukaan Sesi AS pada hari Selasa karena Dolar AS terus melemah seiring meningkatnya ketidakpastian perdagangan. Sementara itu, survei Pinjaman yang cukup positif dari Bank Sentral Eropa (ECB), yang dirilis sebelumnya, telah memberikan dukungan tambahan bagi mata uang bersama tersebut.
Euro (EUR) telah berbalik positif pada grafik harian dan kembali di atas level 1,1700. Pasangan ini tetap berada di atas level tertinggi hari Jumat, di 1,1675, dan juga di atas puncak kanal bearish dari level tertinggi 1 Juli, yang menunjukkan bahwa apresiasi lebih lanjut kemungkinan akan terjadi.
Survei ECB menunjukkan bahwa ketegangan perdagangan tidak memengaruhi standar kredit, dan permintaan hipotek serta kredit korporasi meningkat pada kuartal kedua, dengan ekspektasi peningkatan lebih lanjut selama tiga bulan ke depan. Angka-angka ini muncul setelah laporan optimis lainnya tentang akses ke keuangan yang dirilis pada hari Senin.
Laporan-laporan ini berkontribusi menopang Euro mendekati level tertinggi 10 hari, namun dengan upaya penguatan terbatas pada hari Selasa karena selera investor terhadap risiko masih lemah, dengan ketidakpastian perdagangan membebani sentimen seiring mendekatnya batas waktu tarif 1 Agustus tanpa kemajuan signifikan dalam negosiasi.
Perwakilan Uni Eropa dan AS terus bernegosiasi dalam upaya mencapai kesepakatan, tetapi harapan akan hasil yang sukses semakin menipis. Komentar terbaru dari pihak Eropa mencerminkan bahwa kepercayaan terhadap kesepakatan memudar dan blok tersebut sedang menjajaki langkah-langkah pembalasan. Beberapa negara sedang mempertimbangkan langkah-langkah anti-paksaan yang luas yang menargetkan sektor jasa AS sebagai respons terhadap pungutan sepihak yang besar yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Kemudian pada hari itu, pidato Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell di Washington akan menarik perhatian. Ketua Fed diperkirakan tidak akan mengomentari kebijakan moneter karena Fed sedang dalam periode "blackout" menjelang keputusan suku bunga pada 30 Juli, tetapi reaksinya terhadap tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pemerintah AS mungkin akan berdampak pada pasar.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...