Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD merosot karena komentar Trump tentang Iran mengangkat Dolar AS
Wednesday, 18 June 2025 01:52 WIB | EUR/USD |EUROPE

EUR/USD merosot di bawah level kunci 1,1500 pada hari Senin, mundur dari level tertinggi baru-baru ini karena risiko geopolitik mendorong permintaan Dolar AS.

Pada saat penulisan, EUR/USD diperdagangkan mendekati 1,1481, dengan kerugian intraday mendekati 0,70%

Pergerakan tersebut mengikuti komentar dari Presiden AS Donald Trump, yang menyerukan "penyerahan tanpa syarat" Iran pada hari Selasa dan memperingatkan Teheran untuk membongkar program nuklirnya atau menghadapi konsekuensi yang meningkat.

Ia memuji serangan udara Israel sebagai "luar biasa" dan "sangat berhasil," memperingatkan bahwa operasi di masa mendatang bisa "bahkan lebih brutal," dan mendesak Teheran untuk "membuat kesepakatan sekarang" atau menghadapi kekalahan total.

Berbicara sebelumnya di Air Force One setelah meninggalkan KTT G7, Trump menjelaskan bahwa ia tidak menginginkan gencatan senjata tetapi "akhir yang sesungguhnya" bagi ambisi nuklir Iran, dengan mengatakan, "Mereka seharusnya melakukan kesepakatan... Saya tidak terlalu berminat untuk bernegosiasi." Sebelumnya pada hari itu, ia meminta warga sipil untuk "segera mengungsi dari Teheran," dengan mengklaim bahwa pasukan AS dan Israel sekarang memiliki "kendali penuh dan total atas langit di atas Iran.

Dalam pernyataan sebelum fajar, Trump mengungkapkan bahwa AS tahu di mana Pemimpin Tertinggi Iran bersembunyi tetapi "tidak akan membawanya keluar setidaknya tidak untuk saat ini." Hari itu dimulai dengan nada yang lebih lembut, karena Trump menyatakan harapan bahwa "Israel dan Iran dapat mencapai kesepakatan," meskipun ia menambahkan bahwa "kadang-kadang negara-negara harus berjuang terlebih dahulu." Ia juga mendesak warga sipil untuk mengungsi dari Teheran, yang menandakan potensi peningkatan aksi militer. Pernyataan ini mengguncang pasar dan memacu aliran penghindaran risiko, sehingga mendorong para pedagang lebih memihak Dolar dan membebani Euro meskipun data dari Zona Euro sebaliknya mendukung.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS