
Pasangan EUR/USD diperdagangkan hampir datar, di tengah kisaran 1,1500 pada hari Selasa (17/6). Harapan yang memudar akan gencatan senjata di Timur Tengah telah meredam selera risiko, tetapi volatilitas pasar tetap terkendali sejauh ini karena investor menunggu serangkaian keputusan kebijakan moneter, termasuk keputusan Federal Reserve (Fed) akhir minggu ini.
Israel dan Iran terus saling serang untuk hari kelima, dan Presiden AS Donald Trump telah mendesak warga untuk mengungsi dari Teheran, sebelum meninggalkan KTT G7 satu hari sebelumnya untuk bertemu dengan Dewan Keamanan Nasional. Kekhawatiran bahwa AS mungkin terlibat dalam konflik tersebut telah meningkatkan penghindaran risiko.
Namun demikian, pergerakan pasar masih terbatas sejauh ini, dengan investor menunggu dari pinggir lapangan menjelang data Penjualan Ritel AS, yang akan dirilis pada hari Selasa, dan hasil pertemuan kebijakan moneter Fed, pada hari Rabu.
Bank sentral AS diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga, tetapi investor akan sangat memperhatikan ringkasan proyeksi ekonomi dan potensi variasi dalam dot plot untuk menilai arah suku bunga dalam waktu dekat. (Arl)
Sumber: Fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...