
EUR/USD diperdagangkan sedikit lebih tinggi mendekati 1,1325 selama jam perdagangan Eropa pada hari Senin (05/05), semakin menguat setelah menyentuh level terendah tiga minggu di 1,1265 akhir minggu lalu. Pasangan mata uang utama ini menguat seiring Dolar AS (USD) di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut atas hubungan perdagangan Amerika Serikat (AS)-Tiongkok dan karena investor bersikap hati-hati menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun mendekati 99,80 tetapi diperdagangkan dalam kisaran hari Jumat.
Selama akhir pekan, Presiden AS Donald Trump menyatakan keyakinannya saat berbicara dengan wartawan bahwa kesepakatan perdagangan bilateral dengan beberapa mitra dagangnya dapat diumumkan minggu ini. Namun, ia mengonfirmasi tidak akan melakukan dialog apa pun dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping minggu ini, tetapi tidak menyangkal adanya diskusi perdagangan yang sedang berlangsung antara pejabat dari kedua negara.
Sementara pengumuman kesepakatan perdagangan bilateral oleh Washington mengindikasikan bahwa kekhawatiran akan tarif yang diusulkan oleh Presiden AS Trump telah mencapai puncaknya sekarang, kebuntuan yang berlangsung lama antara dua kekuatan terbesar dunia akan terus membuat investor waspada.
Minggu ini, pemicu utama Dolar AS adalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed), yang akan diumumkan pada hari Rabu. The Fed secara luas diantisipasi akan membiarkan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 4,25%-4,50%. Oleh karena itu, investor akan mencermati pernyataan kebijakan moneter dan konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell untuk mendapatkan isyarat tentang prospek suku bunga.
Data Nonfarm Payrolls (NFP) yang lebih baik dari perkiraan untuk bulan April dan ekspektasi inflasi konsumen yang tinggi dalam menghadapi kebijakan tarif Donald Trump akan menjadi faktor pembatas bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga.
Sumber: FXStreet
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
EUR/USD mencatatkan pelemahan moderat selama sesi Amerika Utara pada hari Jumat karena Dolar AS (USD) bertahan kuat setelah rilis data ekonomi yang beragam dan komentar dovish dari pejabat Federal Res...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...