Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Anjlok Karena Dolar AS Setelah Kebijakan Fed
Thursday, 20 March 2025 19:22 WIB | EUR/USD |EUR/USD

EUR/USD merosot mendekati 1,0830 karena Dolar AS (USD) menguat, sementara investor mencerna prospek ekonomi Amerika Serikat yang suram di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, yang diantisipasi oleh Federal Reserve (Fed). Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, naik mendekati 104,00.

Pada hari Rabu, Fed membiarkan suku bunga pinjaman utama tidak berubah dalam kisaran 4,25%-4,50%, seperti yang diharapkan, untuk kedua kalinya berturut-turut dan tetap berpegang pada panduan mereka untuk dua kali pemotongan suku bunga tahun ini seperti yang diproyeksikan dalam pertemuan kebijakan Desember. Fed menyatakan tidak terburu-buru untuk penyesuaian kebijakan moneter di tengah ketidakpastian yang "sangat tinggi" pada kebijakan Presiden. "Kami tidak akan terburu-buru untuk melanjutkan pemotongan suku bunga," kata Ketua Fed Jerome Powell dalam konferensi pers karena "tarif cenderung menurunkan pertumbuhan dan menaikkan inflasi." The Fed merevisi perkiraan mereka untuk Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti tahun ini menjadi 2,8%, naik dari 2,5% yang diproyeksikan dalam pertemuan Desember. Bank sentral merevisi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini lebih rendah menjadi 1,7% dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,1% meskipun tetap yakin bahwa kondisi pasar tenaga kerja slid.

Bertentangan dengan "pendekatan tunggu dan lihat" The Fed, Presiden AS Trump mengatakan bahwa bank sentral seharusnya memangkas suku bunga karena dampak tarif sedang beralih ke dalam perekonomian. "The Fed akan jauh lebih baik jika memangkas suku bunga karena tarif AS mulai beralih (melonggarkan!) ke dalam perekonomian. Lakukan hal yang benar," kata Trump dalam sebuah posting di Truth Social setelah keputusan kebijakan The Fed. Trump telah menganjurkan suku bunga yang lebih rendah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS