
EUR/USD naik pasca-Fed, karena pembuat kebijakan mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi mengisyaratkan penurunan neraca yang lebih lambat mulai April.
Inflasi tetap "agak" tinggi, dengan Fed merevisi PCE dan PCE Inti lebih tinggi, sementara estimasi PDB dan pengangguran diturunkan.
Gubernur Fed Waller tidak setuju, lebih menyukai laju pengurangan neraca yang tidak berubah, karena pasar mencerna sinyal kebijakan yang beragam.
EUR/USD melonjak pada hari Rabu setelah Federal Reserve AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah meskipun mengadopsi pendekatan yang sedikit hawkish terhadap jalur suku bunga di masa mendatang. Pada saat penulisan, pasangan ini diperdagangkan secara fluktuatif dalam batas 1,0860 “ 1,0900, turun 0,49% pada hari itu
Dalam pernyataan kebijakan moneternya, Fed berkomentar bahwa kondisi pasar tenaga kerja tetap solid tetapi menekankan bahwa inflasi tetap "agak" tinggi. Komite tersebut menyebutkan bahwa mereka akan tetap waspada terhadap risiko dari kedua mandat ganda tersebut dan akan mulai mengurangi laju penurunan neraca pada bulan April.
Keputusan tersebut disetujui dengan suara bulat, kecuali Gubernur Fed Christopher Waller, yang lebih suka mempertahankan laju neraca tidak berubah.
Mengenai Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP), para pejabat memperkirakan suku bunga dana federal akan tetap tidak berubah pada 3,9% dari SEP bulan Desember sambil meninjau ekspektasi inflasi PCE dan PCE Inti secara meningkat. Di sisi lain, Produk Domestik Bruto (PDB) dan Tingkat Pengangguran direvisi turun.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...