
EUR/USD turun mendekati 1,0450 pada sesi Eropa hari Selasa(18/2) setelah gagal bertahan di atas resistensi psikologis 1,0500 dalam dua hari perdagangan terakhir.
Pasangan mata uang utama ini merosot karena Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, bangkit kembali setelah menarik tawaran beli mendekati level terendah dua bulan dan pulih mendekati 107,00 pada saat berita ini ditulis.
Greenback menemukan minat beli karena investor mempertimbangkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan suku bunga dalam kisaran saat ini 4,25%-4,50% untuk jangka waktu yang lebih lama.
Pada hari Senin, sejumlah pejabat Fed menyatakan bahwa kebijakan moneter tidak perlu disesuaikan dalam skenario saat ini. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...