
EUR/USD pulih di atas 1,0300 pada sesi Eropa hari Senin(10/2) setelah pembukaan yang lemah di sekitar 1,0280. Mata uang utama dibuka dengan catatan yang lemah karena investor berbondong-bondong ke armada safe haven di tengah kekhawatiran tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang baru.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, menyerahkan sebagian besar keuntungan intraday-nya dan berfluktuasi di sekitar 108,20. Namun, prospek Indeks USD tetap kuat di tengah kekhawatiran baru akan perang dagang global.
Selama akhir pekan, Presiden Trump mengancam akan menaikkan tarif 25% untuk impor baja dan aluminium, serta tarif timbal balik pada negara-negara tempat ia melihat praktik perdagangan yang tidak adil.
Korban terbesar dari keputusan Trump untuk mengenakan tarif 25% pada logam diperkirakan adalah Kanada, eksportir aluminium terbesar ke AS. Tekanan dari pungutan yang lebih tinggi pada logam juga akan ditanggung oleh Meksiko, Brasil, Vietnam, dan Korea Selatan, eksportir terkemuka ke AS.
Dampak tarif timbal balik diperkirakan akan mematikan bagi Zona Euro, yang mengenakan tarif 10% pada impor mobil dari AS dan membayar bea masuk 2,5% untuk mobil domestik yang dipasok ke sana.
Skenario seperti itu tidak akan menguntungkan bagi Euro (EUR), yang sudah rentan karena meningkatnya risiko kontraksi ekonomi dan inflasi yang tidak mencapai target Bank Sentral Eropa (ECB) sebesar 2%.
Minggu lalu, analis di Macquarie memperingatkan bahwa bom tarif AS kemungkinan akan menemukan "lahan subur di UE," yang meningkatkan masalah yang belum terselesaikan dengan cepat menjadi ketegangan perdagangan, mengingat bahwa "Eropa kaya akan target". (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...