Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Melemah Di Tengah Permintaan USD Yang Tinggi
Tuesday, 28 January 2025 14:14 WIB | EUR/USD | Euro

Pasangan EUR/USD memperpanjang penurunan moderat semalam dari wilayah 1,0530-1,0535, atau level tertingginya sejak 17 Desember dan memicu aksi jual lanjutan yang besar selama sesi Asia pada hari Selasa (28/1). Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar area 1,0430, turun lebih dari 0,50% untuk hari ini dan tampaknya rentan melemah lebih lanjut di tengah kenaikan kuat dalam permintaan Dolar AS (USD).

Investor tetap khawatir bahwa tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump akan memicu kembali kekhawatiran inflasi, yang memicu pemulihan moderat dalam imbal hasil obligasi Treasury AS. Hal ini, pada gilirannya, membantu Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, untuk melakukan pemantulan yang solid dari level terendah lebih dari satu bulan yang dicapai pada hari Senin dan memberikan tekanan ke bawah pada pasangan EUR/USD.

Sementara itu, Trump awal bulan ini telah mengancam akan mengenakan tarif pada Meksiko, Kanada, Tiongkok, dan Uni Eropa (UE). Hal ini, bersama dengan meningkatnya taruhan untuk pemangkasan suku bunga besar-besaran oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis, melemahkan mata uang bersama dan berkontribusi pada penurunan pasangan EUR/USD. Namun, para pelaku pasar mungkin menahan diri untuk tidak menempatkan taruhan agresif menjelang risiko peristiwa bank sentral utama.

Federal Reserve AS (Fed) dijadwalkan untuk mengumumkan keputusan kebijakannya pada akhir pertemuan dua hari pada hari Rabu, yang akan diikuti oleh pertemuan ECB pada hari Kamis. Pembaruan kebijakan moneter terbaru akan memberikan dorongan arah baru bagi pasangan EUR/USD. Sementara itu, para pedagang pada hari Selasa akan mengambil isyarat dari data makro AS untuk meraih peluang jangka pendek nanti selama sesi AS.

Agenda ekonomi AS menampilkan rilis Pesanan Barang Tahan Lama, Indeks Kepercayaan Konsumen Dewan Konferensi, dan Indeks Manufaktur Richmond. Meskipun demikian, latar belakang fundamental yang disebutkan di atas membuatnya bijaksana untuk menunggu tindak lanjut penjualan yang kuat sebelum mengonfirmasi bahwa pemulihan pasangan EUR/USD baru-baru ini dari palung lebih dari dua tahun telah berakhir.(AL)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS