
EUR/USD terkoreksi mendekati 1,0450 pada sesi Eropa hari Senin (27/1) setelah kembali mencapai level tertinggi enam minggu mendekati 1,0520 pada hari Jumat. Pasangan mata uang utama menghadapi tekanan karena Dolar AS (USD) memulai minggu ini dengan catatan positif di tengah sentimen pasar yang menghindari risiko. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, berusaha untuk pulih dari kerugian minggu lalu dan melonjak mendekati 107,75.
Daya tarik safe haven Dolar AS telah meningkat karena kekhawatiran tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah kembali. Trump memberlakukan tarif 25% pada mitra dagang Amerika Selatannya, Columbia, semalam setelah negara itu menolak menerima penerbangan militer yang membawa orang-orang yang dideportasi dari AS. Namun, Gedung Putih kemudian melaporkan bahwa pemerintah Kolombia menyetujui "persyaratan Trump untuk menerima imigran ilegal", dan tarif yang diusulkan Trump "sekarang ditunda", Associated Press (AP) melaporkan.
Greenback juga menarik tawaran beli pada hari Senin karena sentimen pasar berhati-hati, dengan investor menunggu keputusan suku bunga dari Federal Reserve (Fed) dan Bank Sentral Eropa (ECB) masing-masing pada hari Rabu dan Kamis.
Menurut alat CME FedWatch, Fed dipastikan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 4,25%-4,50%. Investor akan mencermati konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell untuk menentukan apakah para pembuat kebijakan merasa nyaman dengan seruan Trump untuk pemotongan suku bunga segera.
Di sisi ekonomi AS, investor akan fokus minggu ini pada data Pesanan Barang Tahan Lama dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumen Pribadi (PCE) untuk bulan Desember dan data Produk Domestik Bruto (PDB) awal Q4.(AL)
Sumber: FXstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...