Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Menarik Beberapa Pembeli Menjelang Data PMI AS Dan Zona Euro
Friday, 24 January 2025 13:28 WIB | EUR/USD | Euro

Pasangan EUR/USD menarik beberapa pembeli mendekati 1,0450 selama sesi Asia awal pada hari Jumat (24/1), didukung oleh melemahnya Dolar AS (USD). Pembacaan awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) HCOB untuk bulan Januari dari Zona Euro dan Jerman akan dirilis pada hari Jumat nanti. Pada data AS, PMI S&P kilat untuk bulan Januari akan menjadi pusat perhatian.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia di Davos menyeret USD lebih rendah terhadap sekeranjang mata uang utama. Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa ia ingin melihat suku bunga turun segera, dan demikian pula, suku bunga harus turun di seluruh dunia.

"Sepertinya pasar lebih khawatir tentang pemotongan suku bunga dan segala jenis indikator yang lebih besar bahwa akan ada lebih banyak pemotongan suku bunga," kata David Eng, Penasihat Investasi di Sonora Wealth Group di Vancouver.

Di seberang lautan, komentar terkini dari para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) mengindikasikan bahwa pemotongan suku bunga mungkin terjadi. Kepala bank sentral Kroasia, Boris Vujcic, mengatakan awal minggu ini bahwa ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga ECB masuk akal dan risiko seputar prospek inflasi secara umum seimbang.

Sementara itu, Presiden ECB Christine Lagarde menekankan pada hari Rabu bahwa bank sentral "tidak terlalu khawatir" tentang risiko inflasi dari luar negeri dan akan terus menurunkan suku bunga secara bertahap. Pasar telah memperkirakan peluang hampir 96% bahwa ECB akan menurunkan suku bunga pada pertemuan mendatang.(AL)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS