
EUR/USD merosot di bawah resistensi psikologis 1,0500 pada hari Selasa(17/12).
Pasangan mata uang utama ini tetap rapuh karena Dolar AS (USD) menguat karena ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mengambil sikap sedikit agresif setelah memangkas suku bunga pinjaman utamanya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,25%-4,50% pada hari Rabu.
Menurut alat CME FedWatch, para pedagang telah memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps untuk pertemuan kebijakan hari Rabu. Data tersebut juga menunjukkan bahwa Fed diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah dalam pertemuan bulan Januari.
Analis di Macquarie mengatakan bahwa sikap Fed dapat berubah "sedikit hawkish" dari "dovish" dengan asumsi bahwa "perlambatan baru-baru ini dalam laju disinflasi AS, Tingkat Pengangguran yang lebih rendah dari yang diproyeksikan Fed pada bulan September, dan kegembiraan di pasar keuangan AS berkontribusi pada sikap yang lebih hawkish ini."(azf)
Sumber: FXStreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...