
Pasangan EUR/USD diperdagangkan di wilayah positif di sekitar 1,0510 selama sesi Eropa awal pada hari Senin(16/12). Namun, kenaikan untuk pasangan ini mungkin terbatas karena sikap dovish dari Bank Sentral Eropa (ECB).
ECB memutuskan untuk memangkas suku bunga untuk keempat kalinya tahun ini minggu lalu dan tetap membuka peluang untuk pelonggaran lebih lanjut karena ekonomi Zona Euro terbebani oleh ketidakstabilan politik di dalam negeri dan potensi ancaman tarif Donald Trump. Kemudian pada hari Senin, para pedagang menunggu Indeks Manajer Pembelian (PMI) HCOB Zona Euro awal untuk bulan Desember untuk dorongan baru, bersama dengan pidato Presiden ECB Christine Lagarde.
Secara teknis, prospek bearish EUR/USD tetap utuh karena pasangan utama ini berada di bawah Exponential Moving Average (EMA) 100-hari yang penting. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) 14 hari bertahan di bawah garis tengah sekitar 43,35, yang menunjukkan bahwa penurunan lebih lanjut tampak menguntungkan.
Target penurunan pertama muncul di 1,0432, batas bawah Bollinger Band. Penembusan level ini dapat menyebabkan penurunan ke 1,0332, level terendah 22 November. Lebih jauh ke bawah, level pertentangan berikutnya terlihat di 1,0290, level terendah 30 November 2022.
Di sisi positifnya, level resistensi langsung terletak di zona 1,0600-1,0610, yang mewakili batas atas Bollinger Band dan level psikologis. Momentum bullish berkelanjutan di atas level yang disebutkan dapat menyebabkan reli ke 1,0764, EMA 100 hari. Filter kenaikan tambahan yang perlu diperhatikan adalah penghalang 1,0800.(azf)
Sumber: FXStreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...