
EUR/USD bergerak naik dan berusaha untuk tetap berada di atas 1,0500 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis(5/12). Pasangan mata uang utama ini sedikit menguat karena investor berusaha untuk bangkit dari keruntuhan yang telah diantisipasi dari pemerintahan Michel Barnier yang baru berlangsung selama tiga bulan setelah kalah dalam mosi tidak percaya yang diajukan oleh koalisi sayap kanan dan sayap kiri.
Pembongkaran pemerintahan Prancis telah menempatkan ekonomi ke dalam krisis yang jauh lebih dalam dengan membatasi kapasitasnya untuk menjinakkan defisit fiskal yang sedang berkembang. Anggota parlemen sayap kanan dan sayap kiri mendukung mosi tidak percaya terhadap Barnier setelah mengklaim anggaran dari pemerintahannya "cacat dan merugikan" bagi rakyat Prancis. Anggaran yang dimaksud mengusulkan kenaikan pajak sebesar €60 miliar dan pemotongan pengeluaran yang ditujukan untuk mengatasi defisit Prancis yang membengkak, menurut Firstpost.
Sebelum mosi tidak percaya, Barnier memohon kepada anggota parlemen, "Realitas ini tidak akan hilang oleh keajaiban gerakan kecaman." Ia menambahkan defisit anggaran akan kembali menghantui pemerintahan mana pun yang berkuasa berikutnya.
Kekacauan politik Prancis telah mempersulit jalan ke depan bagi Zona Euro yang sudah bermasalah, yang menghadapi risiko penurunan pertumbuhan ekonomi yang parah karena permintaan yang lemah dan potensi tarif setelah pemerintahan baru Presiden terpilih AS Donald Trump menjabat. Sementara itu, Pesanan Pabrik Jerman bulanan menurun pada bulan Oktober tetapi pada kecepatan yang lebih lambat dari yang diharapkan. Data ekonomi berkontraksi sebesar 1,5% setelah naik 7,2% pada bulan September. Para ekonom memperkirakan data Pesanan Pabrik akan turun sebesar 2%.(ayu)
Sumber: FXStreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...