Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
WTI naik mendekati $73,00 di tengah kekhawatiran pasokan
Wednesday, 12 February 2025 07:38 WIB | OIL |Minyak WTI

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan sekitar $72,95 selama sesi Asia awal pada hari Rabu. Harga WTI naik mendekati level tertinggi dalam dua minggu di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Sanksi AS terbaru yang dijatuhkan pada industri minyak Rusia pada bulan Januari menimbulkan kekhawatiran tentang pasokan minyak Rusia dan Iran, sehingga mendongkrak harga emas hitam. "Dengan tekanan AS terhadap ekspor Iran dan sanksi yang masih menggerogoti aliran minyak Rusia, kadar minyak mentah Asia tetap kuat dan mendukung reli dari kemarin," kata analis minyak PVM John Evans.

Selain itu, meningkatnya risiko geopolitik Timur Tengah berkontribusi pada kenaikan WTI. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa jika Hamas tidak membebaskan sandera Israel pada siang hari pada hari Sabtu, gencatan senjata yang rapuh di Gaza akan berakhir. Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mendesak pada hari Senin agar Hamas membebaskan semua tahanan paling lambat Sabtu siang atau dia akan mempertimbangkan untuk membatalkan gencatan senjata Israel-Hamas dan "membiarkan kekacauan terjadi". Persediaan minyak mentah AS meningkat tajam minggu lalu, yang mungkin membatasi kenaikan WTI. Laporan mingguan American Petroleum Institute (API) menunjukkan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat untuk minggu yang berakhir pada tanggal 7 Februari naik sebesar 9,043 juta barel, dibandingkan dengan kenaikan sebesar 5,025 juta barel pada minggu sebelumnya.

Konsensus pasar memperkirakan bahwa persediaan akan meningkat sebesar 2,8 juta barel. Pada hari Senin, Trump menaikkan tarif impor baja dan aluminium ke Amerika Serikat menjadi 25% "tanpa pengecualian atau pembebasan." Analis percaya bahwa kebijakan tarif oleh pemerintahan Trump dapat bersifat inflasioner dan memberikan tekanan lebih lanjut pada Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi. Hal ini, pada gilirannya, dapat mengangkat Greenback dan menyeret harga komoditas dalam denominasi USD lebih rendah.(Ca)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS