
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung mendorong investor masuk ke aset aman, sehingga permintaan logam mulia meningkat tajam.
Trump menyebut tarif awal 10% akan mulai berlaku pada 1 Februari 2026, lalu naik menjadi 25% pada Juni 2026. Ancaman ini memicu kekhawatiran akan balasan dari Eropa yang bisa berkembang menjadi perang dagang besar dan kondisi seperti ini biasanya membuat emas serta perak makin diburu.
Para pemimpin Eropa dikabarkan akan mengadakan pertemuan darurat dalam beberapa hari ke depan untuk membahas langkah balasan. Sejumlah opsi disebut sedang dipertimbangkan, termasuk rencana tarif balasan terhadap barang-barang AS dengan nilai puluhan miliar euro.
Prancis juga disebut berpotensi mendorong penggunaan "anti-coercion instrument", yaitu instrumen retaliasi paling kuat yang dimiliki Uni Eropa. Jika ini benar-benar diaktifkan, tensi perdagangan bisa naik level, dan pasar bisa makin agresif mencari perlindungan ke aset safe haven.
Dari sisi harga, spot gold naik sekitar 1,7% ke $4.676 per ounce dan sempat menyentuh puncak $4.690. Perak melesat sekitar 3,9% ke $93,63 dan sempat menyentuh $94,12. Platinum dan palladium juga ikut menguat, sementara dolar melemah tipis.
Ke depan, pasar akan fokus pada dua hal: apakah Eropa benar-benar membalas secara agresif, dan apakah tekanan politik AS terkait Greenland akan makin diperluas. Selama ketidakpastian ini masih tinggi, emas dan perak berpotensi tetap jadi "pelarian favorit" investor.
5 Poin Inti :
- Ancaman tarif Trump ke negara Eropa memicu lonjakan safe haven ke emas & perak.
- Tarif 10% mulai 1 Februari 2026, berpotensi naik menjadi 25% pada Juni 2026.
- Eropa menyiapkan pertemuan darurat dan opsi tarif balasan terhadap barang AS.
- Prancis berpotensi mendorong aktivasi "anti-coercion instrument" Uni Eropa.
- Harga terbaru: gold sekitar $4.676/oz (high $4.690) dan silver sekitar $93,63/oz (high $94,12). (asd) [sma]
Sumber : Newsmaker.id
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai as...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...