Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Pulih Kembali, Menuju Tahun Terbaik dalam Sejarah
Tuesday, 30 December 2025 23:38 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Logam mulia pulih pada hari Selasa(30/12) setelah jatuh tajam pada sesi sebelumnya, karena pasar kembali fokus pada risiko geopolitik dan ekonomi, menghidupkan kembali reli emas untuk menutup tahun terbaiknya sejak 1979.

Harga emas spot naik 0,8% menjadi $4.365,86 per ons pada pukul 9:56 pagi ET (1456 GMT). Pada hari Senin, harga emas mencatat penurunan persentase harian terbesar sejak 21 Oktober karena aksi ambil untung mendorongnya turun dari rekor tertinggi hari Jumat sebesar $4.549,71.

Kontrak berjangka emas AS naik 0,8% menjadi $4.380,10. "Kami melihat volatilitas yang sangat ekstrem kemarin di mana kami melihat aksi kuat dalam perdagangan Asia ke arah atas dan kemudian aksi ambil untung yang cukup besar, tetapi keadaan telah agak stabil hari ini, perdagangan secara umum tetap menguntungkan," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

Emas, yang dipandang sebagai aset safe haven, telah melonjak 66% pada tahun 2025 - kenaikan paling tajam sejak 1979 - didorong oleh kombinasi sempurna dari pelonggaran suku bunga, titik konflik geopolitik, pembelian yang kuat oleh bank sentral, dan aliran dana ke ETF yang didukung emas batangan.

Semua mata kini tertuju pada Federal Reserve AS dan rilis risalah pertemuan Desembernya pada Selasa sore. Para pedagang memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga tahun depan, sebuah skenario yang dapat mempertahankan momentum positif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

"Pasar tetap skeptis terhadap kesepakatan perdamaian Rusia-Ukraina, dan ukuran risiko geopolitik yang lebih luas tetap tinggi," yang mendukung harga, tambah Grant.

Rusia menuduh Ukraina mencoba menyerang kediaman Presiden Vladimir Putin dan bersumpah akan membalas, yang merusak prospek kesepakatan perdamaian. Ukraina mengatakan klaim itu tidak berdasar.

Perak naik 4,6% menjadi $75,523 per ons. Harga perak mencapai titik tertinggi sepanjang masa di angka $83,62 pada hari Senin sebelum mencatat penurunan harian terbesar sejak Agustus 2020, dengan analis di Societe Generale juga menunjuk pada langkah grup CME untuk menaikkan persyaratan margin awal untuk kontrak berjangka perak pada hari Jumat.

Perak telah melonjak 161% tahun ini, didorong oleh dimasukkannya perak dalam daftar mineral penting AS, defisit pasokan, dan meningkatnya minat industri dan investor.

Platinum naik 4,5% menjadi $2.203,07 per ons. Platinum juga menyentuh rekor tertinggi pada hari Senin, di angka $2.478,50, sebelum mencatat penurunan satu hari terbesar sepanjang sejarah. Palladium naik 2% menjadi $1.648,75, setelah turun sekitar 16% pada hari Senin.(alg)

Sumber: Reuters.com

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS