Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Aksi Ambil Untung Tekan Harga Emas Dari Rekor Tertinggi
Thursday, 25 December 2025 03:29 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan tekanan pada hari Rabu(24/12) setelah melonjak ke level tertinggi sepanjang masa baru di dekat $4.526 sebelumnya. Volatilitas meningkat di tengah likuiditas liburan yang tipis menjelang Natal, mendorong aksi ambil untung ringan pada level yang tinggi. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan sekitar $4.470, naik hampir 3% minggu ini.

Reli bersejarah emas batangan tahun ini sungguh luar biasa, dengan harga naik lebih dari 70% sejak awal tahun, menempatkan emas pada jalur untuk kinerja tahunan terkuatnya sejak 1979. Reli ini didorong oleh permintaan aset aman yang kuat di tengah risiko geopolitik dan ketidakpastian ekonomi yang terus-menerus, serta arus institusional dan investasi yang kuat.

Pendorong utama lainnya di balik kenaikan bersejarah emas adalah pelemahan luas Dolar AS (USD), yang didorong oleh retorika perdagangan proteksionis Presiden AS Donald Trump dan pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve (Fed).

The Fed telah memangkas suku bunga secara kumulatif sebesar 75 basis poin (bps) pada tahun 2025. Pasar juga memperkirakan dua pemangkasan suku bunga tambahan tahun depan. Lingkungan ini terus mendukung permintaan logam mulia karena suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas.

Ke depan, emas mungkin akan mengalami konsolidasi dalam waktu dekat, karena kurangnya katalis pasar baru dan aksi ambil untung lebih lanjut menjelang akhir tahun dapat memberikan tekanan ke bawah pada harga. Meskipun demikian, tren naik secara keseluruhan tetap utuh, menunjukkan bahwa reli kemungkinan akan berlanjut hingga tahun 2026.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

Emas Tertekan Saat Data Tenaga Kerja Lemah...
Thursday, 5 February 2026 23:02 WIB

Emas masih sulit bangkit pada Kamis (5/2) meski sinyal pelemahan dari data tenaga kerja AS mulai terlihat. Penyebab utamanya: dolar AS tetap menguat (atau minimal bertahan kuat), sehingga tekanan ke l...

Emas "Napas Lagi" Setelah Crash, Buyer Balik Masuk...
Wednesday, 4 February 2026 10:10 WIB

Emas masih mempertahankan penguatannya setelah sempat jatuh tajam dari rekor tertinggi. Setelah pembeli "buy the dip" masuk saat harga turun, tekanan jual mulai mereda dan pergerakan emas kembali lebi...

Emas Mulai Bangkit, Tapi "Rem" Masih Banyak...
Tuesday, 3 February 2026 16:33 WIB

Emas (XAU/USD) mulai menarik pembeli pada Selasa setelah jatuh tajam dua hari dan sempat menyentuh area $4.400”level terendah sejak 6 Januari. Pemulihan ini terbantu karena dolar AS melemah tipis da...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS