Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas melonjak karena permintaan aset aman dan harapan Cut Rate
Monday, 22 December 2025 15:43 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) naik ke level tertinggi sepanjang masa mendekati $4.400 selama jam perdagangan awal Eropa pada hari Senin. Logam mulia ini mendapatkan momentum karena ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve AS (Fed) setelah tanda-tanda inflasi AS yang lebih rendah dan laporan pekerjaan yang lebih dingin. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang untuk memegang emas, mendukung logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini.

Selain itu, permintaan aset aman yang terus-menerus di tengah konflik Israel-Iran dan meningkatnya ketegangan AS-Venezuela mungkin berkontribusi pada kenaikan harga emas. Perlu dicatat bahwa para pedagang mencari aset yang dapat mempertahankan nilainya selama periode ketidakpastian, yang mendukung harga emas.

Pasar keuangan kemungkinan akan diperdagangkan dalam suasana yang tenang, dan para pedagang mungkin akan mengambil keuntungan menjelang periode liburan panjang. Hal ini, pada gilirannya, dapat membatasi kenaikan harga logam mulia tersebut. Laporan Indeks Aktivitas Nasional Chicago Fed AS untuk bulan September akan diterbitkan pada hari Senin. Pada hari Selasa, pembacaan sementara Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal ketiga (Q3) akan menjadi sorotan.

Ringkasan Harian Pergerakan Pasar: Emas naik di tengah ekspektasi penurunan suku bunga Fed dan aliran dana ke aset aman.

AS masih mengejar kapal tanker minyak ketiga di dekat Venezuela, kata para pejabat kepada Reuters pada hari Minggu, sementara Presiden AS Donald Trump memperketat blokade minyak terhadap pemerintahan Nicolás Maduro.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada akhir pekan bahwa para pejabat sedang bersiap untuk memberi pengarahan kepada Presiden AS Donald Trump tentang opsi untuk menyerang Iran lagi, menurut Reuters.

Pembacaan akhir dari Universitas Michigan pada hari Jumat menunjukkan bahwa Indeks Sentimen Konsumen direvisi turun menjadi 52,9 pada bulan Desember dari pembacaan sementara 53,3. Para ekonom memperkirakan indeks tersebut akan direvisi naik menjadi 53,4.

Presiden Federal Reserve Cleveland, Beth Hammack, mengatakan pada hari Minggu bahwa kebijakan moneter berada pada posisi yang baik untuk berhenti sejenak, dan ia akan menilai dampak dari penurunan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) terhadap perekonomian selama kuartal pertama, menurut Bloomberg.

Pasar keuangan hanya memperkirakan peluang sebesar 21,0% bahwa Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan Januari, setelah menurunkannya sebesar seperempat poin pada masing-masing dari tiga pertemuan terakhirnya, menurut alat CME FedWatch.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS