Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Menguat, Investor Antisipasi Rekor Baru
Wednesday, 17 December 2025 16:47 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas menguat saat memasuki sesi Eropa hari ini, Rabu (17 Desember), bertahan di sekitar $4.320 per ons dan tetap mendekati rekor tertinggi Oktober di $4.381. Penguatan ini terjadi setelah pasar kembali mencari aset safe haven sambil menunggu data utama berikutnya dari AS.

Pendorong utama berasal dari agenda AS: pelaku pasar fokus pada rilis inflasi CPI hari Kamis dan serangkaian komentar dari pejabat bank sentral. Setelah data ketenagakerjaan terbaru yang beragam, pasar merasa tidak ada cukup alasan untuk secara agresif meningkatkan spekulasi tentang penurunan suku bunga yang akan segera terjadi, tetapi dolar juga kekurangan energi untuk naik secara signifikan.

Sentimen safe haven juga menguat karena ketegangan di Venezuela. Trump meningkatkan tekanan dengan memerintahkan blokade terhadap kapal tanker minyak tertentu, meningkatkan kekhawatiran pasokan dan menambah bumbu geopolitik ke pasar global”kondisi seperti ini biasanya membuat emas lebih menarik.

Menariknya, bukan hanya emas: perak juga mencapai level tertinggi baru, semakin memperkuat tema "pelarian ke logam mulia" di pasar Eropa hari ini. Hal ini juga terlihat pada saham-saham terkait komoditas Eropa (sektor pertambangan/sumber daya), yang juga terbantu oleh reli logam tersebut.

Ke depan (untuk sisa sesi Eropa dan hingga malam hari), pergerakan emas biasanya akan sensitif terhadap dua faktor: (1) arah dolar dan imbal hasil menjelang CPI, dan (2) berita utama geopolitik. Selama emas tetap di atas level psikologis $4.300, pasar cenderung melihat tren tersebut sebagai "kuat," tetapi level rekor $4.381 tetap menjadi penghalang yang membuat harga rentan terhadap potensi volatilitas harga.

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

Emas Tertekan Saat Data Tenaga Kerja Lemah...
Thursday, 5 February 2026 23:02 WIB

Emas masih sulit bangkit pada Kamis (5/2) meski sinyal pelemahan dari data tenaga kerja AS mulai terlihat. Penyebab utamanya: dolar AS tetap menguat (atau minimal bertahan kuat), sehingga tekanan ke l...

Emas "Napas Lagi" Setelah Crash, Buyer Balik Masuk...
Wednesday, 4 February 2026 10:10 WIB

Emas masih mempertahankan penguatannya setelah sempat jatuh tajam dari rekor tertinggi. Setelah pembeli "buy the dip" masuk saat harga turun, tekanan jual mulai mereda dan pergerakan emas kembali lebi...

Emas Mulai Bangkit, Tapi "Rem" Masih Banyak...
Tuesday, 3 February 2026 16:33 WIB

Emas (XAU/USD) mulai menarik pembeli pada Selasa setelah jatuh tajam dua hari dan sempat menyentuh area $4.400”level terendah sejak 6 Januari. Pemulihan ini terbantu karena dolar AS melemah tipis da...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS