
Harga emas hari ini cenderung stabil setelah naik selama tiga hari berturut-turut, didukung ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan di Amerika Serikat. Emas batangan bergerak tipis di sekitar level $4.280 per ons, setelah menguat 1,2% di sesi sebelumnya. The Fed baru saja memangkas suku bunga dan membuka peluang pemotongan tambahan tahun depan, sementara pasar swap bahkan bertaruh akan ada dua kali pemangkasan pada 2026, meski bank sentral hanya memberi sinyal satu kali. Lingkungan suku bunga rendah ini menjadi faktor penting yang kembali mengangkat minat terhadap logam mulia.
Faktor pendukung emas tidak berhenti di situ. The Fed berencana mulai membeli surat utang pemerintah AS senilai $40 miliar per bulan untuk memperkuat cadangan di sistem keuangan, yang berpotensi menambah likuiditas dan mendukung aset lindung nilai seperti emas. Sepanjang tahun ini, emas sudah melonjak lebih dari 60%, sementara perak naik lebih dari dua kali lipat. Keduanya berada di jalur mencatat kinerja tahunan terbaik sejak 1979, didorong oleh pembelian bank sentral dan arus keluar investor dari obligasi dan mata uang.
Data dari World Gold Council menunjukkan kepemilikan emas di ETF naik hampir setiap bulan tahun ini, kecuali Mei, menandakan minat investasi yang masih kuat. Di sisi lain, perak diperdagangkan dekat rekor setelah sempat menyentuh $64,31 per ons, ditopang lonjakan permintaan dan pasokan yang ketat. Pada pukul 07.30 pagi waktu Singapura, emas tercatat di $4.280,34 per ons, perak sedikit turun 0,1% ke $63,51, sementara platinum dan paladium juga melemah tipis. Indeks Dolar Bloomberg cenderung datar setelah sebelumnya ditutup melemah 0,3%, sehingga belum memberi tekanan tambahan ke emas. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...