
Harga emas menguat pada perdagangan hari ini meskipun data JOLTS Job Openings menunjukkan peningkatan jumlah lowongan kerja di AS. Secara teori, data tenaga kerja yang lebih kuat harusnya mendorong dolar menguat dan menekan harga emas.
Namun pasar tidak bereaksi sesuai textbook karena investor menilai kenaikan JOLTS kali ini tidak cukup kuat untuk mengubah ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve. Dengan inflasi yang cenderung moderat dan komentar bernada dovish dari beberapa pejabat The Fed akhir-akhir ini, pasar tetap memandang peluang pemangkasan suku bunga sebagai skenario dominan. Sentimen ini memberi ruang bagi emas untuk melanjutkan penguatannya.
Faktor lain yang ikut mendorong harga emas adalah pergerakan imbal hasil obligasi AS yang justru melemah setelah rilis data, menandakan pelaku pasar belum sepenuhnya yakin bahwa kondisi tenaga kerja yang lebih kuat akan menahan rencana pelonggaran moneter.
Yield yang lebih rendah mengurangi opportunity cost memegang emas, sehingga permintaan terhadap aset safe haven ini ikut meningkat. Selain itu, ketidakpastian global dan potensi risk-off baik dari sisi geopolitik maupun tensi perdagangan mendorong investor untuk kembali menambah posisi emas sebagai lindung nilai.
Kombinasi faktor fundamental, ekspektasi kebijakan, dan dinamika pasar yang lebih kompleks inilah yang membuat emas mampu menguat meski data JOLTS secara kasat mata terlihat bullish untuk dolar.(cay)
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...