
Emas (XAU/USD) diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, berosilasi dalam kisaran familiar yang telah menentukan pergerakan harga minggu ini, karena ekspektasi dovish Federal Reserve (Fed) membuat logam mulia ini tetap terdukung secara luas.
Saat penulisan ini, XAU/USD berada di kisaran $4.222, dengan investor mengalihkan fokus mereka ke data inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang tertunda yang akan dirilis hari ini.
Pasar akan mencermati rilis PCE sebagai titik pemeriksaan terakhir menjelang keputusan suku bunga The Fed minggu depan. Indikator ketenagakerjaan terbaru memberikan sinyal yang beragam tetapi belum banyak mengubah ekspektasi, dengan investor masih yakin bahwa The Fed berada di jalur yang tepat untuk menurunkan suku bunga lagi.
Selain PCE, data AS mencakup Pendapatan Pribadi, Pengeluaran Pribadi, dan survei sentimen konsumen awal Universitas Michigan, disertai dengan pembaruan ekspektasi inflasi 1 tahun dan 5 tahun. Secara keseluruhan, rilis data ini akan membentuk ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter The Fed dan dapat memengaruhi arah jangka pendek Emas.
Penggerak pasar:
Prospek The Fed dan perundingan damai Rusia-Ukraina menjadi fokus
Dolar AS (USD) yang stabil dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang menguat membatasi kenaikan logam mulia untuk saat ini. Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di kisaran 99,00 setelah pulih dari penurunan intraday, sementara imbal hasil acuan 10-tahun berada di dekat 4,108%, mendekati level tertinggi dua minggu, sehingga menjaga kenaikan Emas tetap terkendali meskipun prospek The Fed secara umum mendukung.
Data ketenagakerjaan AS terbaru menunjukkan Perubahan Ketenagakerjaan ADP turun sebesar 32.000 pada bulan November, jauh meleset dari ekspektasi kenaikan sebesar 5.000 setelah kenaikan sebesar 47.000 yang direvisi pada bulan Oktober. Angka PHK Challenger turun menjadi 71,3 ribu dari 153,1 ribu, sementara Klaim Pengangguran Awal turun menjadi 191 ribu, melampaui ekspektasi 220 ribu dan turun dari 218 ribu minggu lalu.
Indikator ketenagakerjaan ini merupakan salah satu dari sedikit data yang dimiliki The Fed menjelang keputusan kebijakannya. Data Nonfarm Payrolls Oktober dan November akan dirilis bersamaan pada 16 Desember, setelah rapat. Pembaruan penting berikutnya sebelum keputusan adalah laporan Lowongan Kerja JOLTS minggu depan.
Menurut CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan sekitar 87% kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada rapat kebijakan moneter 9-10 Desember.
Di tempat lain, ketegangan geopolitik tetap menjadi fokus karena upaya perdamaian Rusia-Ukraina menunjukkan sedikit kemajuan. Kremlin menggambarkan pembicaraan baru-baru ini dengan utusan AS sebagai "menggembirakan," namun perselisihan teritorial utama masih berlanjut, yang membuat ketidakpastian tetap tinggi dan menawarkan lapisan dukungan untuk aset safe haven seperti Emas.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...