Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Nempel di Atas $4.200, Pasar Makin Berani Spekulasi Rate Cut The Fed
Thursday, 4 December 2025 08:45 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas bergerak naik tipis dan bertahan di sekitar $4.210 per troy ons pada sesi awal Asia, Kamis pagi. Kenaikan ini terjadi di tengah sentimen bahwa Federal Reserve (The Fed) kemungkinan besar akan memangkas suku bunga pada pertemuan minggu depan. Meski kenaikannya tidak terlalu besar, kemampuan emas bertahan di atas level $4.200 menunjukkan minat beli masih terjaga.

Pemicu utama penguatan emas datang dari data tenaga kerja sektor swasta AS yang lebih lemah dari perkiraan. Laporan ADP menunjukkan payroll swasta AS turun 32.000 pada November, berbalik arah dari kenaikan 47.000 di bulan sebelumnya dan jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan masih ada pertumbuhan sekitar 5.000. Data ini menambah bukti bahwa pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan tenaga, sehingga menekan dolar AS dan mendukung komoditas yang dihargakan dalam dolar seperti emas.

Pasar kini semakin agresif memasang taruhan pemangkasan suku bunga The Fed. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar melihat hampir 89% peluang The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember, naik tajam dari sekitar 71% sepekan lalu. Jika suku bunga turun, biaya peluang memegang emas “ yang tidak memberikan imbal hasil bunga “ menjadi lebih rendah, sehingga logam mulia ini terlihat lebih menarik bagi investor.

Untuk jangka pendek, fokus pelaku pasar akan tertuju pada rilis data klaim awal tunjangan pengangguran mingguan AS (Initial Jobless Claims) yang akan keluar Kamis malam waktu Indonesia. Data ini akan memberikan petunjuk tambahan apakah pelemahan pasar tenaga kerja AS hanya sementara atau mulai menjadi tren yang lebih dalam. Jika klaim pengangguran naik lebih tinggi dari perkiraan, sentimen rate cut bisa makin kuat dan memberi ruang bagi emas untuk mempertahankan atau bahkan memperpanjang kenaikan.

Setelah itu, perhatian akan bergeser ke rilis data inflasi PCE AS yang tertunda dan dijadwalkan keluar pada Jumat. PCE adalah indikator inflasi favorit The Fed. Jika data PCE menunjukkan inflasi masih terlalu panas, dolar bisa menguat dan menekan emas karena pasar akan menilai The Fed tidak bisa terlalu agresif memangkas bunga. Sebaliknya, jika inflasi terlihat jinak, kombinasi pelemahan tenaga kerja dan tekanan harga yang mereda bisa menjadi "bahan bakar ganda" bagi emas untuk mencoba menguji level yang lebih tinggi di atas $4.200.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS