
Harga emas diperdagangkan mendekati level tertinggi enam minggu pada hari Senin (1/12), didukung oleh pelemahan dolar dan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuannya akhir bulan ini.
Harga emas spot naik 0,5% menjadi $4.249,05 per ons pada pukul 07:49 ET, setelah mencapai level tertinggi enam minggu di $4.256,2 pada hari sebelumnya. Harga emas berjangka AS untuk Februari naik 0,7% menjadi $4.283,25 per ons. Harga emas melonjak lebih dari 4% minggu lalu.
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang pasangan mata uang, sempat merosot ke level terendah dua minggu pada hari Senin. Hal ini membuat emas batangan lebih menarik bagi pembeli asing, sementara sentimen penghindaran risiko di pasar yang lebih luas sebagian berkontribusi pada permintaan berkelanjutan untuk aset safe haven.
Harga pasar kini mencerminkan probabilitas 87% penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, didorong oleh serangkaian data ekonomi AS yang melemah dan indikasi meredanya tekanan inflasi, meskipun masih kuat.
Pergeseran ekspektasi telah menguat selama seminggu terakhir, namun investor tetap berhati-hati karena kurangnya data resmi terbaru menyusul penutupan pemerintah yang berkepanjangan. Komentar beragam dari para pembuat kebijakan The Fed juga menambah ketidakpastian.
Perkembangan politik menambah lapisan intrik lainnya. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia sudah tahu siapa yang akan ia nominasikan sebagai Ketua The Fed berikutnya, meskipun ia tidak mengungkapkan kandidatnya.
Komentarnya memicu kembali spekulasi seputar beberapa nama yang dianggap sebagai kandidat, termasuk penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett, mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh, dan Gubernur The Fed saat ini, Christopher Waller. Pilihan tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap laju dan kedalaman penurunan suku bunga di tahun mendatang.
Dengan ketidakpastian yang masih berlangsung, momentum jangka pendek emas tetap terjaga. Investor terus mencari perlindungan terhadap volatilitas di pasar ekuitas dan valuta asing. Di tempat lain, harga perak melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, dengan analis yang dikutip Reuters menunjukkan reli emas dan harapan akan peningkatan permintaan industri pada tahun 2026.
Harga acuan tembaga berjangka di London Metal Exchange naik 0,7% menjadi $11.282,00 per ton. Pekan lalu, harga tembaga di London Metal Exchange mencapai rekor tertinggi baru, didorong oleh melemahnya dolar, penurunan produksi dari produsen utama Chili, dan rencana pengurangan produksi di pabrik peleburan Tiongkok.
Sumber: Investing.com
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...