
Emas (XAU/USD) diperdagangkan sedikit menguat pada hari Senin(24/11) karena investor mempertimbangkan perkembangan prospek kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) di samping membaiknya sentimen pada aset berisiko. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan di kisaran $4.087, naik hampir 0,50% setelah memantul dari level terendah intraday di dekat $4.040.
Sentimen pasar tetap tertambat pada ekspektasi yang kembali menguat mengenai penurunan suku bunga pada bulan Desember setelah Presiden The Fed New York, John Williams, mengatakan pada hari Jumat bahwa ia masih melihat ruang untuk langkah pelonggaran jangka pendek. Pernyataannya membantu menghidupkan kembali ekspektasi penurunan suku bunga setelah periode keyakinan yang memudar.
Namun, ketidakpastian tetap ada karena beberapa pembuat kebijakan lainnya mempertahankan sikap yang lebih hati-hati. Di saat yang sama, kekosongan data menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 9-10 Desember mengaburkan prospek, mengingat laporan inflasi dan ketenagakerjaan utama baru akan dirilis pada pertengahan Desember.
Meningkatnya selera risiko dapat membatasi kenaikan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Seiring para pedagang meningkatkan kemungkinan penurunan suku bunga di bulan Desember, ekuitas global telah stabil setelah pekan yang penuh gejolak, sehingga mengurangi permintaan aset safe haven.
Meskipun demikian, penurunan tetap terdukung, dengan risiko geopolitik yang masih berperan. Upaya perdamaian Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung yang ditengahi AS masih rapuh, dan setiap kemunduran dapat dengan cepat menghidupkan kembali arus aset safe haven dan membuat pembeli tetap tertarik saat harga turun.(alg)
Sumber: FXstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...