
Emas (XAU/USD) memangkas sebagian penurunan intraday-nya pada hari Jumat setelah komentar baru dari pejabat Federal Reserve (Fed) menghidupkan kembali ekspektasi penurunan suku bunga jangka pendek. Presiden The Fed New York, John Williams, mengatakan ia masih melihat ruang untuk penurunan suku bunga jangka pendek, membantu logam mulia pulih dari penurunan sebelumnya.
Saat artikel ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di kisaran $4.067, setelah memantul dari level terendah intraday di dekat $4.022, meskipun masih rentan karena logam mulia terus berfluktuasi dalam kisaran yang ditetapkan awal pekan ini.
Pasar telah meredam ekspektasi penurunan suku bunga Desember, dengan sebagian besar pejabat The Fed menunjukkan nada yang sangat hati-hati dalam beberapa pekan terakhir. Para pembuat kebijakan telah berulang kali memperingatkan bahwa inflasi masih tetap tinggi dan pasar tenaga kerja, meskipun mendingin, masih cukup tangguh untuk membenarkan pendekatan yang lebih sabar.
Dengan latar belakang ini, pasar sekarang melihat peluang penurunan suku bunga Desember sebesar 70%, lonjakan tajam dari sekitar 31% sebelumnya. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendorong permintaan aset non-imbal hasil seperti Emas.
Penggerak pasar: Para pedagang mempertimbangkan data ketenagakerjaan yang beragam dan sinyal kehati-hatian dari The Fed
Williams dari The Fed menyampaikan pernyataan hati-hati tentang prospek kebijakan moneter, mengakui bahwa kemajuan inflasi telah terhenti, meskipun ia masih memperkirakan pertumbuhan harga akan kembali ke target 2% pada tahun 2027. Ia mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi telah melambat dan pasar tenaga kerja secara bertahap mendingin, dengan risiko penurunan lapangan kerja yang meningkat. Williams juga mengatakan bahwa tarif baru-baru ini telah menambah tekanan harga tetapi diperkirakan tidak akan menghasilkan inflasi yang berkelanjutan. Ia menegaskan kembali bahwa kebijakan moneter masih cukup ketat.(cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...