Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Melemah, Dolar Menguat dan Pasar Cerna Data Kerja AS
Thursday, 20 November 2025 23:49 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan malam ini setelah sesi sebelumnya sempat bergerak naik. Tekanan utama datang dari penguatan dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Seiring dolar menguat, biaya kepemilikan emas bagi investor yang bertransaksi menggunakan mata uang lain menjadi lebih mahal, mendorong sebagian pelaku pasar melakukan aksi jual dan ambil untung setelah reli dalam beberapa pekan terakhir.

Di saat yang sama, pelaku pasar masih mencermati data ketenagakerjaan AS yang dirilis setelah mengalami penundaan beberapa waktu lalu. Laporan tersebut menunjukkan ekonomi AS masih mampu menambah lapangan kerja, meski tidak terlalu kuat, sehingga memunculkan pandangan bahwa kondisi ekonomi belum cukup lemah untuk memaksa Federal Reserve segera memangkas suku bunga secara agresif. Ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga The Fed bisa tertunda atau dilakukan secara lebih bertahap membuat ruang penguatan emas dalam jangka pendek menjadi terbatas.

Kombinasi antara dolar yang menguat, imbal hasil obligasi yang tetap tinggi, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga yang mulai dikalibrasi ulang inilah yang menekan harga emas malam ini. Investor kini menunggu rilis data ekonomi berikutnya, khususnya data inflasi dan komentar lanjutan pejabat The Fed, untuk mencari petunjuk baru arah kebijakan moneter. Jika sinyal yang muncul kembali mengarah pada pelonggaran kebijakan yang lebih jelas, emas berpotensi mendapatkan dukungan ulang. Namun untuk sementara, logam mulia ini masih harus berhadapan dengan sentimen pasar yang lebih bersahabat dengan dolar.(cay)

Sumber: Newmaker.id

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS