Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Melemah, Dolar Menguat dan Pasar Cerna Data Kerja AS
Thursday, 20 November 2025 23:49 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan malam ini setelah sesi sebelumnya sempat bergerak naik. Tekanan utama datang dari penguatan dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Seiring dolar menguat, biaya kepemilikan emas bagi investor yang bertransaksi menggunakan mata uang lain menjadi lebih mahal, mendorong sebagian pelaku pasar melakukan aksi jual dan ambil untung setelah reli dalam beberapa pekan terakhir.

Di saat yang sama, pelaku pasar masih mencermati data ketenagakerjaan AS yang dirilis setelah mengalami penundaan beberapa waktu lalu. Laporan tersebut menunjukkan ekonomi AS masih mampu menambah lapangan kerja, meski tidak terlalu kuat, sehingga memunculkan pandangan bahwa kondisi ekonomi belum cukup lemah untuk memaksa Federal Reserve segera memangkas suku bunga secara agresif. Ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga The Fed bisa tertunda atau dilakukan secara lebih bertahap membuat ruang penguatan emas dalam jangka pendek menjadi terbatas.

Kombinasi antara dolar yang menguat, imbal hasil obligasi yang tetap tinggi, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga yang mulai dikalibrasi ulang inilah yang menekan harga emas malam ini. Investor kini menunggu rilis data ekonomi berikutnya, khususnya data inflasi dan komentar lanjutan pejabat The Fed, untuk mencari petunjuk baru arah kebijakan moneter. Jika sinyal yang muncul kembali mengarah pada pelonggaran kebijakan yang lebih jelas, emas berpotensi mendapatkan dukungan ulang. Namun untuk sementara, logam mulia ini masih harus berhadapan dengan sentimen pasar yang lebih bersahabat dengan dolar.(cay)

Sumber: Newmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS