Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Mengilap di Tengah Sepinya Data Ekonomi AS
Thursday, 13 November 2025 07:24 WIB | GOLD |GOLD

Emas stabil setelah naik hampir 2% di sesi sebelumnya, karena para pedagang mempertimbangkan prospek ekonomi AS yang tidak pasti yang diperparah oleh tidak adanya data yang andal.

Emas diperdagangkan tepat di bawah $4.200 per ons pada hari Kamis, mengkonsolidasikan kenaikan empat hari - rekor kenaikan terpanjang dalam sebulan. Sementara anggota parlemen AS diperkirakan akan mengakhiri penutupan pemerintah terpanjang dalam sejarah, Gedung Putih telah memperingatkan bahwa laporan ketenagakerjaan dan inflasi resmi untuk bulan Oktober kemungkinan besar tidak akan dirilis.

Kekosongan data selama penutupan pemerintah telah menyebabkan investor bertindak gegabah atau mengandalkan statistik swasta untuk memantau kondisi ekonomi terbesar di dunia. Emas telah naik hampir 5% minggu ini, sebagian karena ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut setelah Washington kembali beroperasi - hal positif bagi logam mulia, yang tidak membayar bunga.

Namun, para pembuat kebijakan berbeda pendapat tentang perlunya pengurangan lebih lanjut pada biaya pinjaman. Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta, Raphael Bostic, dan Presiden Bank of Boston, Susan Collins, keduanya mengatakan mereka mendukung suku bunga tetap stabil untuk mendinginkan inflasi.

Emas turun tipis 0,1% menjadi $4.192,82 per ons pada pukul 07.56 waktu Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot stagnan. Perak bertahan stabil mendekati rekor, platinum sedikit melemah, dan paladium sebagian besar tidak berubah. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS