Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Mengilap di Tengah Sepinya Data Ekonomi AS
Thursday, 13 November 2025 07:24 WIB | GOLD |GOLD

Emas stabil setelah naik hampir 2% di sesi sebelumnya, karena para pedagang mempertimbangkan prospek ekonomi AS yang tidak pasti yang diperparah oleh tidak adanya data yang andal.

Emas diperdagangkan tepat di bawah $4.200 per ons pada hari Kamis, mengkonsolidasikan kenaikan empat hari - rekor kenaikan terpanjang dalam sebulan. Sementara anggota parlemen AS diperkirakan akan mengakhiri penutupan pemerintah terpanjang dalam sejarah, Gedung Putih telah memperingatkan bahwa laporan ketenagakerjaan dan inflasi resmi untuk bulan Oktober kemungkinan besar tidak akan dirilis.

Kekosongan data selama penutupan pemerintah telah menyebabkan investor bertindak gegabah atau mengandalkan statistik swasta untuk memantau kondisi ekonomi terbesar di dunia. Emas telah naik hampir 5% minggu ini, sebagian karena ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut setelah Washington kembali beroperasi - hal positif bagi logam mulia, yang tidak membayar bunga.

Namun, para pembuat kebijakan berbeda pendapat tentang perlunya pengurangan lebih lanjut pada biaya pinjaman. Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta, Raphael Bostic, dan Presiden Bank of Boston, Susan Collins, keduanya mengatakan mereka mendukung suku bunga tetap stabil untuk mendinginkan inflasi.

Emas turun tipis 0,1% menjadi $4.192,82 per ons pada pukul 07.56 waktu Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot stagnan. Perak bertahan stabil mendekati rekor, platinum sedikit melemah, dan paladium sebagian besar tidak berubah. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS