
Emas menguat seiring para pedagang menimbang akhir penutupan pemerintah AS yang akan segera terjadi dan prospek arah suku bunga The Fed.
Anggota DPR AS kembali ke Washington pada hari Rabu untuk melakukan pemungutan suara guna mengakhiri penutupan pemerintah selama 43 hari. Undang-undang tersebut, sebuah kompromi yang dibentuk di Senat dan disetujui oleh Presiden Donald Trump, akan membuka kembali pemerintah federal dan mendanai beberapa lembaga, tetapi tidak termasuk perpanjangan kredit pajak premium Obamacare yang telah ditingkatkan.
Imbal hasil obligasi sedikit menurun dan dolar AS memangkas kenaikannya. Hal ini membantu mengangkat emas batangan hingga 1,5% karena suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.
"Semua aset keras" seperti emas, perak, dan tembaga sedang mengalami penguatan, kata Ole Hansen, ahli strategi komoditas di Saxo Bank A/S. "Saya yakin ini adalah upaya mencari perlindungan terhadap sesuatu yang salah di sisi fiskal."
Pembukaan kembali pemerintahan AS kemungkinan akan menyebabkan dimulainya kembali rilis data ekonomi, yang dapat menjelaskan ke mana arah pergerakan suku bunga Fed selanjutnya. Data pekerjaan swasta terbaru menunjukkan kelemahan di pasar tenaga kerja Amerika, meningkatkan kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral AS.
Emas baru-baru ini mundur dari rekor tertinggi bulan lalu di atas $4.380, tetapi masih naik lebih dari 55% tahun ini. Emas tetap berada di jalur untuk kinerja tahunan terbaiknya sejak 1979, didukung oleh sejumlah faktor termasuk pembelian bank sentral yang meningkat.
Emas naik 1,4% menjadi $4.183,60 per ons pada pukul 11:23 pagi di New York. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah. Perak melonjak 3,6% sementara paladium dan platinum naik hampir 2%.(alg)
Sumber: Bloomberg
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...