
Emas (XAU/USD) diperdagangkan sedikit berubah pada hari Rabu, mengkonsolidasikan kenaikan mendekati level tertinggi tiga minggu karena investor mengambil pendekatan tunggu dan lihat menjelang pemungutan suara penting Kongres AS untuk mengakhiri penutupan pemerintah yang telah berlangsung lama. Saat artikel ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di kisaran $4.130, dengan pelaku pasar tetap menunggu di tengah selera risiko yang melemah.
Dewan Perwakilan Rakyat AS akan melakukan pemungutan suara pada hari Rabu nanti mengenai RUU pendanaan sementara yang bertujuan untuk membuka kembali pemerintah dan mengakhiri penutupan yang telah berlangsung lama. Proposal tersebut akan mempertahankan pendanaan untuk sebagian besar lembaga federal hingga 30 Januari 2026, sementara memperpanjang pendanaan untuk beberapa departemen hingga 30 September 2026.
Tanda-tanda kemajuan dalam pemulihan operasional pemerintah telah membantu menstabilkan sentimen risiko. Investor kini mengalihkan fokus mereka ke rilis data ekonomi AS yang tertunda setelah pemerintah dibuka kembali, yang dapat memberikan panduan yang lebih jelas tentang arah kebijakan moneter Federal Reserve (Fed).
Meskipun momentum kenaikan terbatas, ekspektasi dovish The Fed dan risiko geopolitik yang persisten tetap mendukung Emas. Data ketenagakerjaan swasta terbaru telah memperkuat tanda-tanda pasar tenaga kerja yang mendingin, meningkatkan spekulasi bahwa The Fed dapat beralih ke penurunan suku bunga, menjaga XAU/USD tetap dalam posisi yang baik saat penurunan.
Penggerak pasar: Pemungutan suara DPR dan komentar The Fed mengarahkan sentimen di tengah kalender AS yang sepi
Rebound ringan Dolar AS (USD) membatasi kenaikan Emas. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan di sekitar 99,60, mengakhiri penurunan lima hari berturut-turut setelah mencapai level terendah dua minggu pada hari Selasa.
Pemungutan suara bipartisan Senat dengan suara 60-40 pada hari Senin untuk mengesahkan RUU pendanaan sementara menandai langkah penting untuk mengakhiri penutupan yang telah berlangsung lama. Kemajuan ini telah meredakan kekhawatiran fiskal jangka pendek, meskipun investor tetap berhati-hati hingga DPR mengonfirmasi persetujuan akhir.
Data ketenagakerjaan swasta terbaru memberikan prospek yang beragam tetapi umumnya lebih lemah untuk pasar tenaga kerja AS.
Data ADP yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa Amerika Serikat kehilangan rata-rata 11.250 lapangan kerja di sektor swasta dalam empat minggu yang berakhir pada 25 Oktober, dibandingkan dengan rata-rata kehilangan 14.250 lapangan kerja pada bulan sebelumnya.
Sementara itu, laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP minggu lalu menunjukkan bahwa jumlah lapangan kerja swasta naik sebesar 42.000 pada bulan Oktober, melampaui ekspektasi kenaikan sebesar 25.000 dan membalikkan penurunan sebesar 29.000 yang tercatat pada bulan September. Pada periode yang sama, laporan Challenger Job Cuts mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan di AS mengumumkan 153.074 PHK pada bulan Oktober, total bulanan tertinggi sejak tahun 2003.
Meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok setelah pertemuan Donald Trump-Xi Jinping di Busan telah mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven. Optimisme semakin menguat setelah Presiden Trump mengisyaratkan kemajuan dalam perundingan perdagangan terpisah dengan India dan Swiss. Meskipun demikian, sentimen tetap berhati-hati karena Mahkamah Agung AS sedang memeriksa legalitas langkah tarif pemerintah, sebuah putusan yang dapat mengubah kebijakan perdagangan di masa mendatang.
Ke depannya, kalender ekonomi AS yang sepi pada hari Rabu kemungkinan akan membuat perdagangan tetap lesu, membuat investor fokus pada komentar dari beberapa pejabat The Fed untuk mendapatkan petunjuk kebijakan terbaru.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...