Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Pangkas Kenaikan, Fokus ke Shutdown & Jobs
Tuesday, 11 November 2025 23:20 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas turunkan keuntungan karena para pedagang mempertimbangkan prospek berakhirnya penutupan pemerintah AS dan data pekerjaan yang lemah.

Penutupan pemerintah selama 42 hari yang memecahkan rekor ini akan segera berakhir setelah Senat meloloskan langkah pendanaan sementara yang didukung oleh delapan anggota Demokrat berhaluan tengah. Pembukaan kembali pemerintahan sekarang bergantung pada DPR yang dikuasai Partai Republik, yang berencana untuk kembali ke Washington pada hari Rabu.

Sementara itu, perusahaan-perusahaan AS rata-rata kehilangan 11.250 pekerjaan per minggu dalam empat minggu yang berakhir pada 25 Oktober, menurut data yang dirilis Selasa oleh ADP Research. Angka-angka tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja melambat pada paruh kedua Oktober. Para pedagang mengandalkan data swasta karena penutupan pemerintah telah menunda rilis statistik resmi.

Dolar melemah setelah pembacaan tersebut, yang secara teori akan mendorong harga emas batangan karena dihargakan dalam dolar AS. Namun, emas menghapus keuntungan dan diperdagangkan lebih rendah hingga 0,4%.

Penurunan harga emas kemungkinan besar disebabkan oleh arus keluar dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) emas batangan, menurut Michael Haigh, kepala FIC dan Riset Komoditas di Societe Generale.

"Model saya menunjukkan bahwa dalam hal arus ETF, pergerakan 1% emas dapat dijelaskan oleh arus 10 ton ETF," kata Haigh.

Harga emas telah melemah dalam beberapa pekan terakhir setelah mencapai rekor tertinggi di atas $4.380 pada bulan Oktober karena investor membukukan keuntungan dari reli yang dianggap terlalu cepat dan terlalu jauh. Dan ETF emas total telah mencatat arus keluar bersih selama tiga minggu berturut-turut hingga Jumat setelah delapan minggu berturut-turut arus masuk bersih, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Namun, emas tetap berada di jalur untuk mencapai kinerja tahunan terbaiknya sejak 1979. Reli yang dahsyat ” logam mulia ini telah naik lebih dari 55% tahun ini ” didasarkan pada beberapa faktor, termasuk peningkatan pembelian oleh bank sentral.

"Pendorong jangka menengah yang menopang bias konstruktif emas tetap utuh," kata Christopher Wong, ahli strategi di Oversea-Chinese Banking Corp. Ia menambahkan bahwa Federal Reserve AS diperkirakan akan terus melonggarkan kebijakan hingga tahun 2026, dengan suku bunga kemungkinan akan turun.

Emas turun sekitar 0,1% menjadi $4.113,39 per ons pada pukul 11:17 pagi di New York. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit melemah. Perak sedikit berubah sementara platinum dan paladium menguat.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS