
Harga emas (XAU/USD) melonjak mendekati $4.075 pada awal sesi perdagangan Eropa hari Senin. Logam mulia ini sedikit menguat di tengah ketidakpastian prospek ekonomi AS. Para pedagang meningkatkan spekulasi pemangkasan suku bunga AS menyusul data ketenagakerjaan swasta AS yang lemah dan survei Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan (UoM) yang suram. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang memegang Emas, sehingga mendukung logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Di sisi lain, tanda-tanda berakhirnya penutupan pemerintah AS dapat melemahkan aset-aset safe haven seperti Emas. Para senator AS akan memberikan suara pada kesepakatan hari Senin yang dapat mengakhiri penutupan pemerintah terpanjang dalam sejarah. Lebih lanjut, meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok, dua ekonomi terbesar dunia, juga dapat menyeret logam kuning ini lebih rendah dalam waktu dekat.
Para pedagang akan memantau dengan cermat data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS bulan Oktober pada hari Kamis nanti. IHK utama diperkirakan akan menunjukkan peningkatan sebesar 0,2% MoM di bulan Oktober, sementara IHK inti diproyeksikan akan menunjukkan peningkatan sebesar 0,3% MoM selama periode yang sama. Penjualan Ritel AS akan menjadi sorotan pada hari Jumat.
Emas Menguat di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian
Senat telah menunda sidang hingga pukul 11.00 pagi pada hari Senin, di mana mereka akan melanjutkan pembahasan undang-undang untuk membuka kembali pemerintahan setelah terobosan yang dicapai malam ini. Sementara itu, pimpinan DPR dari Partai Demokrat telah memberi tahu para anggotanya bahwa pemungutan suara direncanakan akhir pekan ini. Anggota parlemen akan diberikan pemberitahuan 36 jam sebelum pemungutan suara dilakukan karena mereka akan menangani penundaan dan pembatalan perjalanan selama penutupan pemerintahan.
Penutupan pemerintahan AS hampir berakhir setelah sekelompok anggota Senat dari Partai Demokrat yang berhaluan tengah setuju untuk mendukung kesepakatan untuk membuka kembali pemerintahan dan mendanai beberapa departemen dan lembaga untuk tahun depan, menurut Bloomberg. Langkah tersebut akan mendanai departemen-departemen tertentu hingga 30 Januari.
Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka akan mencabut sementara larangan persetujuan ekspor "barang-barang penggunaan ganda" yang terkait dengan galium, germanium, antimon, dan material superkeras ke AS. Penangguhan ini berlaku mulai hari Minggu hingga 27 November 2026.
Langkah terbaru ini menyusul pengumuman serupa pada hari Jumat, ketika Tiongkok menangguhkan kontrol ekspor tambahan yang diberlakukan pada bulan Oktober terhadap beberapa logam tanah jarang dan komponen baterai litium.
Universitas Michigan (UoM) mengungkapkan pada hari Jumat bahwa Indeks Sentimen Konsumen turun menjadi 50,3 pada bulan November, level terendah sejak Juni 2022, dari pembacaan akhir 53,6 pada bulan Oktober. Angka ini lebih rendah dari ekspektasi 53,2.
Pasar sekarang melihat kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada bulan Desember sebesar hampir 66%, menurut alat CME FedWatch.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...