
Harga emas naik pada hari Senin (3 November), didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga AS lebih lanjut menyusul komentar dari Christopher Waller dari Dewan Federal Reserve AS, meskipun dolar yang lebih kuat dan meredanya ketegangan perdagangan membatasi kenaikan tersebut.
Harga emas spot naik 0,5% menjadi $4.020,45 per ons pada pukul 09:05 GMT. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,9% menjadi $4.031,50. "Kita masih dalam mode konsolidasi. Kurangnya data ekonomi AS merupakan faktor yang sedikit rumit, tetapi data ekonomi AS yang lebih lemah akan mendukung penurunan suku bunga The Fed lebih lanjut dan memungkinkan emas bergerak ke $4.200 per ons pada akhir tahun," kata analis UBS Giovanni Staunovo.
The Fed seharusnya memangkas suku bunga acuannya lagi pada bulan Desember, kata Waller dari The Fed pada hari Jumat, dengan alasan melemahnya pasar tenaga kerja. Para pedagang kini memperkirakan peluang penurunan suku bunga The Fed pada bulan Desember sekitar 70%, menurut FedWatch Tool dari CME. Emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yield) tumbuh pesat ketika suku bunga rendah dan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Investor juga memantau berita lain, termasuk data ketenagakerjaan ADP AS minggu ini dan PMI ISM, untuk indikator yang dapat menggeser sikap hawkish The Fed. "Permainan safe haven telah mereda baru-baru ini, seiring meredanya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok. Ini juga bisa menjadi rotasi ke arah permainan yang jauh lebih berisiko di ekuitas," kata analis OANDA, Kelvin Wong.
Presiden AS Donald Trump pekan lalu setuju untuk memangkas tarif terhadap Tiongkok dengan imbalan konsesi dari Beijing atas perdagangan fentanil ilegal, pembelian kedelai AS, dan ekspor logam tanah jarang.
Sementara itu, indeks dolar mendekati level tertinggi tiga bulan, membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Di tempat lain, harga perak spot naik 0,5% menjadi $48,90 per ons, platinum naik 2,2% menjadi $1.601,90, dan paladium naik 1,3% menjadi $1.452,58. (alg)
Sumber: Reuters
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...