
Harga emas terus mengalami penurunan tajam pada hari ini, diperdagangkan di sekitar $3.983. Pergerakan ini terjadi karena beberapa faktor utama yang mempengaruhi pasar. Salah satunya adalah penguatan dolar AS yang terus bertahan di level tinggi. Indeks Dolar AS (DXY) mendekati 99,70, didorong oleh meredanya spekulasi mengenai pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed. Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam komentarnya, menegaskan bahwa penurunan suku bunga pada Desember "masih jauh dari kepastian," yang membuat dolar semakin kuat dan menekan harga emas yang dihargai dalam mata uang USD.
Selain itu, optimisme terkait perdagangan AS-Tiongkok juga memberi dampak besar terhadap harga emas. Setelah pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang menghasilkan kesepakatan untuk menurunkan tarif dan meningkatkan pembelian kedelai dari AS, sentimen pasar menjadi lebih positif. Hal ini mengurangi kebutuhan akan aset safe-haven seperti emas, yang sebelumnya diuntungkan dari ketegangan perdagangan global.
Secara teknikal, emas saat ini berada di bawah level support penting di $4.000, dan jika harga terus menurun dan menembus $3.900, potensi untuk mencapai level lebih rendah seperti $3.800 akan semakin besar. Para investor kini cermat menunggu perkembangan kebijakan The Fed, data ekonomi AS, dan dinamika perdagangan global yang dapat menentukan arah pergerakan emas selanjutnya.(Cay)
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...