
Emas rebound lebih dari 1% pada hari Rabu(29/10) karena investor menganggap logam mulia ini menarik setelah harga jatuh ke level terendah tiga minggu pada sesi sebelumnya, sementara keputusan pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan pidato Ketua Jerome Powell menjadi sorotan utama.
Emas spot naik 1% menjadi $3.991,59 per ons, pada pukul 07.48 GMT, setelah turun ke level terendah sejak 6 Oktober pada hari Selasa. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,6% menjadi $4.005,60 per ons.
"Perburuan emas murah bisa jadi (mendukung) karena telah kehilangan sedikit lebih dari 10% nilainya, yang membuatnya kembali menarik karena kisah emas yang mendasarinya masih valid," kata analis Quantitative Commodity Research, Peter Fertig. "Mungkin juga ada beberapa manajer cadangan devisa bank sentral yang mulai memiliki peluang bagus untuk membeli lebih banyak emas (saat harga sedang turun)," tambah Fertig.
Presiden AS Donald Trump memulai perjalanan terakhirnya ke Asia di Korea Selatan pada hari Rabu, optimistis dapat mencapai kesepakatan tarif yang belum terselesaikan dengan Presiden Lee Jae Myung dan mencapai gencatan senjata perang dagang dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Trump dan Xi dijadwalkan bertemu di Korea Selatan pada hari Kamis.
"Kemajuan dalam perundingan perdagangan AS-Tiongkok terus melemahkan permintaan aset safe haven seperti emas, yang memperpanjang penurunan seiring meredanya ketegangan ... Penurunan baru-baru ini dapat memberikan peluang bagi bank sentral untuk meningkatkan pembelian," kata ANZ dalam sebuah catatan.
Sementara itu, The Fed secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakannya pada hari Rabu, karena investor menantikan komentar berwawasan ke depan dari Ketua Powell.
Emas yang tidak memberikan imbal hasil tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian ekonomi. Harga emas telah melonjak sekitar 52% sepanjang tahun ini, mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di $4.381,21 pada 20 Oktober, didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, spekulasi penurunan suku bunga, dan pembelian berkelanjutan oleh bank sentral.
Perak spot naik 2% menjadi $47,98 per ons, platinum naik 0,6% menjadi $1.595,46, dan paladium naik 1% menjadi $1.407,25.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...